KLIKJATIM.Com | Ponorogo – Sebanyak 314 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Ponorogo, dipastikan gagal terbang ke Arab Saudi. Hal ini menyusul setelah ada pembatasan umur bagi CJH yang boleh menunaikan ibadah haji.
"Rencana CJH di Ponorogo berangkat pada tanggal 6 Juni nanti. Yang berangkat ada 194 CJH. 314 CJH belum bisa berangkat," ujar Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo, Muhammad Nurul Huda, Rabu (25/5/2022).
Baca juga: Sisihkan Uang Ngudek Kopi di Ponorogo, Wahyudi Akhirnya Berangkat Haji Tahun Ini
Alasan sebagian CJH tidak bisa berangkat tahun ini karena ada aturan dari pemerintah Arab Saudi. Menurutnya, CJH itu ibaratkan tamu. Sehingga harus patuh terhadap aturan.
Selain itu juga ada aturan Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 405 tahun 2022 tentang kuota yang sangat terbatas. "Sedangkan Pemerintah Arab Saudi menginginkan ada pembatasan usia," jelasnya.
Huda menyebutkan, mereka yang gagal berangkat tahun ini akan diprioritaskan pada tahun depan. Tahun ini sementara usianya hanya 65 tahun.
Baca juga: Pulang Ngaji, 2 Bocah Ponorogo Ditemukan Tak Bernyawa di Kubangan
"Berhubungan dengan pandemi yang berubah jadi endemi. Juga cuaca ekstrem 48-50 derajat pada musim haji. Pemerintah Arab Saudi punya kebijakan. Indonesia punya KMA (Keputusan Menteri Agama) terkait kuota tadi," urainya.
Menurutnya, mereka yang gagal murni karena aturan. Bukan karena mereka belum melunasi Ongkos Naik Haji (ONH) "Jemaah haji sudah siap semua. 11-12 tahun lalu daftarnya. Apalagi tertunda yang lalu," bebernya.
Baca juga: Enam Rumah Warga Banaran Ponorogo Terdampak Longsor
Untuk vaksin, semua CJH Kabupaten Ponorogo sudah selesai. Terlebih waktu ada dari Menteri Agama 1 juta vaksin.
"Seluruh jemaah untuk segera vaksin. Booster juga sudah. Tinggal PCR saja, satu hari sebelum keberangkatan," pungkasnya. (nul)
Editor : Fauzy Ahmad