RS Terapung Unair Kembali Berlayar, Kali Ini Sasar Kepulauan di Madura

klikjatim.com
Gubernur Khofifah melepas pelayaran RS Terapung Ksatria Airlangga Bagi Masyarakat Kepulauan Madura di Muara Kalimas, di depan Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya.

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Rumah Sakit Terapung (RST) Ksatria Airlangga milik Universitas Airlangga (Unair) kembali berlayar untuk memberikan pelayanan kesehatan dan pengabdian masyarakat di daerah terpencil kepulauan.

Kali ini, misi Ksatria Airlangga bakal mengunjungi pulau-pulau di Sumenep, Madura. Di antaranya Pulau Gili Raja, Gili Genting, Gili Iyang, Sapudi, Raas, Sapeken, Sepanjang, Sakala, Pagerungan Besar, dan Pagerungan Kecil.

Baca juga: Dari Ekonomi hingga Literasi, Patra Logistik dan Universitas Airlangga Kolaborasi Jalankan Program TJSL di Surabaya

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mendukung adanya misi tersebut. Ia menyebut, bahwa tugas besar melakukan pemerataan kesejahteraan salah satunya lewat peningkatan kesehatan di daerah kepulauan.

"Apa yang dilakukan RST Ksatria Airlangga ini menjadi misi kemanusiaan yang tentunya dapat memberikan layanan kesehatan m, pendidikan serta ekonomi ke berbagai wilayah kepulauan di Madura," ujar Khofifah, Sabtu (14/5/2022).

Khofifah menjelaskan, bahwa dalam membangun pemerataan kesejahteraan di kepulauan, bisa dilakukan dengan membangun konektivitas yang baik antara pulau satu dengan lainnya. Dengan begitu, maka akan memudahkan pelayanan publik bagi masyarakat di sana.

Baca juga: Bahas Ketimpangan Inflasi Antarwilayah, Wagub Emil Dorong Jawa Timur Perkuat Konektivitas dan Industri Hijau

"Kami menyadari ini tidak mudah untuk bisa membangun konektivitas dengan cepat seperti yang ada di daratan. Kami mencobanya dengan membangun public transportation yang lebih memuliakan saudara kita di kepulauan Madura," jelasnya.

Sementara itu, Direktur RST Ksatria Airlangga Dr Agus Harianto mengatakan, misi kapal RST Ksatria Airlangga selama ini merupakan panggilan hati alumni Kampus Unair. "Selama ini telah 62 misi RST Ksatria Airlangga, dan kira-kira dalam setahun ini ada 20 pulau terpencil yang kita jangkau," ujarnya.

Baca juga: Khofifah Dorong IKA UNAIR Jadi Kekuatan Strategis: Perkuat Jejaring, Buka Kolaborasi hingga Kancah Global

Dalam setiap pelayaran ke pulau terpencil itu, kata dia, ada kegiatan community development yang dilakukan. Tidak hanya misi di bidang kesehatan, tapi juga melakukan pengabdian masyarakat dengan mengupayakan pembangunan yang berkelanjutan. "Tugas kita adalah membawa air kehidupan untuk ke sudut-sudut terpencil Indonesia," bebernya.

Sebagai informasi, misi ini berlangsung mulai tanggal 14 Mei hingga 10 Juli 2022 mendatang. Dan, ini merupakan misi ke-63 dari RST Ksatria Airlangga. Sejak berlayar pertama kali pada tahun 2017, RST Ksatria Airlangga telah berlayar ke sejumlah pulau-pulau kecil di Indonesia. Kapal ini dilengkapi peralatan medis canggih yang setara dengan peralatan rumah sakit pada umumnya.(mkr) 

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru