Peringatan Hardiknas Jadi Momen Pemulihan Pendidikan Pasca Pandemi

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Peringatan Hari Pendidikan yang digelar Pemprov Jatim pagi tadi, Jumat (13/5/2022), diharapkan menjadi momen untuk memulihkan pendidikan pasca pandemi Covid-19, baik di Indonesia maupun Jatim.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pun menekankan pentingnya untuk bersama memulihkan pendidikan Indonesia, khususnya Jatim.

Baca juga: Rayakan HUT RI, Naik Trans Jatim Gratis Seharian pada 17 Agustus

"Kita harus tetap bergerak untuk menjaga komitmen bersama demi memajukan pendidikan dengan tujuan mencetak SDM Unggul," kata Khofifah saat bertindak sebagai Inspektur Upacara peringatan Hardiknas.

Khofifah menyebut, saat ini masyarakat dituntut berpikir dan bergerak out of the box. Hal itu sebagai upaya membawa pendidikan yang lebih baik lewat kemerdekaan dalam belajar. Menurutnya, pendidikan bukan hanya sekedar wahana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Pendidikan adalah sarana untuk mengembangkan kreativitas menuju bangsa yang beradab, berkarakter dan berbudi luhur," ujarnya.

Baca juga: Gelar Pasar Murah ke-93 di Nganjuk, Pemprov Jatim Dorong Pengendalian Inflasi dan Semarakkan Nasionalisme

Di sisi lain, bagi penyelenggara sekolah luar biasa dan bagi anak berkebutuhan khusus, Khofifah mengatakan bahwa pendidikan amat diperlukan untuk mengakomodir keragaman, kemampuan, dan karakteristik siswa.

"Saya ingin mengingatkan kembali adanya keberagaman siswa dan bagaimana seharusnya assessment dikembangkan. Semoga kemerdekaan dalam belajar menjadi suatu yang nyata dan teraplikasi dengan baik," harapnya.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Lebih lanjut, hingga saat ini seluruh sekolah dan guru penggerak di Jatim terus bergerak mewujudkan visi pendidikan Indonesia, yakni Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila.

"Marilah kita menjadi agen-agen penggerak bagi kemajuan pendidikan karena pendidikan merupakan pembangunan peradaban satu negara," katanya.(mkr) 

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru