Jaga Stabilitas Ekonomi Akibat Corona, Dewan Minta Pemprov Jatim Buka Program Padat Karya

klikjatim.com
Ketua Fraksi PAN DPRD Jatim, Basuki Babussalam. (Tri Wahyudi/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya--Persebaran covid-19 atau virua corona semakin meluas. Sejumlah aktifitas ekonomi di Jatim harus berhenti dampak virus mematikan tersebut. DPRD Jatim meminta, Pemprov Jatim membuka program padat karya sebagai antisipasi ekonomi tidak terpuruk.

Ketua Fraksi PAN DPRD Jatim, Basuki Babussalam mengatakan, saat ini di lingkungan masyarakat sumber pendapatan mulai berkurang akibat meluasnya virus corona.

Baca juga: Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN dan Pemprov Bali Akselerasi Infrastruktur Energi Bersih

[irp]

”Dampak keputusan pemerintah dalam antisipasi sebaran corona berimbas pada para pekerja kontrak yang tak memiliki pendapatan. Terlebih lagi saat ini bahan pokok juga naik,” jelasnya saat ditemui di kantornya, selasa (17/3/2020).

Basuki mengatakan Pemprov harus membuat sebuah terobosan program pemerintah yang selama ini normatif diarahkan langsung ke program padat karya.

“Kita gerakkan program langsung kepada masyarakat, yang membuka ruang kepada masyarakat untuk berpartisipasi terutama yang belum punya pekerjaan atau pekerjaan tidak tetap untuk pelaksanaan program padat karya,” jelasnya.

Baca juga: Tinjau Green Port Terminal Teluk Lamong, Staf Ahli Kemenhub Apresiasi Komitmen Dukung Net Zero Emission 2060

Basuki mengatakan, sumber anggaran yang digunakan untuk padat karya bisa menggunakan dana langsung yang sudah jalan.

“Kita bisa gunakan dana desa yang jumlahnya ratusan triliun yang sudah disalurkan ke desa-desa, idealnya dihentikan dulu untuk kegiatan-kegiatan normatif,” sambungnya.

[irp]

Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026

Setelah menghentikan kegiatan normatif lanjut Basuki, pemprov membuka ruang seluas-luasnya namun transparan.” Sekarang ini saatnya semua orang membangun empati dan menyelesaikan masalah dengan kebersamaan. Harus dihilangkan ego sektoral dan kepentingan-kepentingan yang kurang pas,” katanya.

Ditambahkan oleh Basuki, kondisi saat ini, pernah dialami oleh Jatim di era kepemimpinan Gubernur Jatim Imam Utomo.

"Zaman kepemimpinan Imam Utomo program ini berhasil menciptakan padat karya agar roda perekonomian masyarakat tetap hidup. Semua program pusat, provinsi, daerah hingga tingkat desa seluruhnya difokuskan untuk program padat karya,” tutupnya. (try/mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru