Ada Wadulan dari Pelanggan Penderita Sipilis, Warkop Esek-esek di Panceng Ditutup

klikjatim.com
Sejumlah petugas saat melakukan penutupan di salah satu warung di wilayah Kecamatan Panceng. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Sebanyak enam warung kopi (warkop) yang diduga melayani jasa esek-esek di wilayah Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, akhirnya ditutup oleh jajaran Muspika setempat bersama warga sekitar, Kamis (12/3/2020). Salah satunya di Jalan Raya Desa Wotan.

Dalam operasi kali ini petugas mengamankan sedikitnya lima pramusaji. Mereka berasal dari berbagai daerah seperti Gresik, Lamongan, dan Blora Jawa Tengah.

Baca juga: Kondisi Korban Pembacokan di Panceng, Begini Keterangan Dokter RSUD Ibnu Sina Gresik

[irp]

Informasi yang dihimpun, para wanita berusia antara 17-48 tahun ini juga diduga nyambi memberikan layanan plus-plus. Lalu, untuk memastikan kondisi kesehatannya, para wanita penjaja kenikmatan ini menjalani pemeriksaan di Puskesmas Panceng.

"Hasil pemeriksaan laboratorium dari Puskesmas masih belum keluar. Nanti kalau ada yang terindikasi terinfeksi penyakit, maka akan ditindaklanjuti dengan perawatan lebih lanjut," ujar Kapolsek Panceng, Kompol Darsuki.

Baca juga: Kurang dari 24 Jam! Pelaku Pembacokan Saat Tawuran Panceng Dibekuk Polisi

Razia yang berujung dengan penutupan prostitusi berkedok warkop ini bermula dari aduan masyarakat. Kala itu, terdapat pelanggan yang biasa jajan di dan mengaku terjangkit penyakit kelamin (sipilis) atau raja singa.

[irp]

Baca juga: Antisipasi Laka Laut, Satpolair Polres Gresik Perketat Penjagaan di Pantai Dalegan

Kemudian petugas semakin gencar melakukan tindakan tegas. Dugaan beberapa prostitusi terselubung di kawasan sekitar hutan Panceng langsung ditutup, dengan menggandeng pihak Puskesmas, dan Kepala Desa.

Dalam kesempatan ini, pihaknya juga memberikan sosialisasi tentang bahaya HIV/AIDS. (iz/roh)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru