Bojonegoro Tertinggi Gunakan Produk Dalam Negeri

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Seluruh kepala daerah mulai dari Bupati, gubernur dan kepala daerah berkumpul di Bali. Tak terkecuali Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah yang hadir langsung untuk mengikuti acara aksi afirmasi bangga buatan Indonesia.

Baca juga: Dua Truk Trailer Adu Banteng di Margomulyo Bojonegoro

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mendukung penuh arahan Presiden Joko Widodo terkait bangga produk dalam negeri.

“Pemkab Bojonegoro dan masyarakat mendukung penuh arahan Presiden Jokowi untuk bangga menggunakan produk dalam negeri,” ujar Anna Mu'awanah Jum'at (25/3/2022).

Sementara itu kegiatan ini juga turut disiarkan secara live melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden. Dalam arahannya, Presiden RI Joko Widodo menegaskan untuk men-trigger pertumbuhan ekonomi sendiri melalui APBN, ABPD dan anggaran BUMN. 

“Dengan cara, kita harus memiliki keinginan yang sama untuk membeli dan bangga pada buatan kita sendiri. Bangga buatan Indonesia. Kita produksi sendiri di mana-mana bisa,” tegas Jokowi.

Baca juga: Sambut 1448 Hijriah, Ratusan Siswa Yayasan Al-Abror Sukosewu Bojonegoro Semarakkan Pawai Ta'aruf

Mulai dari sektor kesehatan, teknologi hingga kebutuhan sekunder seperti seragam, sepatu dan perabot rumah tangga seharusnya dapat menggunakan produk dalam negeri. Presiden Jokowi yakin karena Indonesia kaya sumber daya, sehingga menegaskan untuk tidak terus-menerus bergantung pada produk impor. 

“Jangan ini diteruskan, stop. Jika semuanya beli produk dalam negeri, meloncat pertumbuhan ekonomi kita,” pungkasnya.

Artinya, lanjut Jokowi, penambahan pertumbuhan ekonomi sudah ada di depan mata. Jokowi juga menegaskan untuk mendorong sektor UKM di daerah untuk segera masuk ke e-katalog.

Baca juga: Fauzan Fuadi Kembali Nahkodai PKB Bojonegoro Periode 2026-2031

“Masukkan sebanyak-banyaknya. Terbaru, UKM yang telah masuk ke e-katalog sebanyak 176 ribu. Akhir tahun harus sudah harus masuk lebih dari 1 juta,” katanya. 

Untuk itu, Jokowi mengimbau pada kepala daerah, mulai dari gubernur, bupati, dan walikota untuk segera memproses UKM yang berpotensi agar masuk dan terdaftar di e-katalog serta mempermudah prosesnya agar semua produk Indonesia ber-SNI.(mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru