Punya Tempat Uji Baru, Dishub Gresik Ditarget Hasilkan Retribusi KIR Rp 3 Miliar

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Warga sedang melakukan layanan KIR di loket

KLIKJATIM.Com | Gresik — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik telah mengoperasikan fasilitas uji KIR (Pengujian Kendaraan Bermotor) sejak diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Januari lalu.

Namun dibalik gedung tempat KIR yang baru itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik dibebani target retribusi sebesar 3 Miliar Rupiah du tahun 2022 ini.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian KIR, Sriono mengatakan, pihaknya optimis target sebesar itu akan tercapai.

"Karena tahun kemarin, target 2,5 miliar kami dapat lebih sedikit," katanya, Jumat 18 Maret 2022.

Apalagi lanjut Sriono, kini tarif KIR sudah disesuaikan dengan aturan yang tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Gresik nomor 4 tahun 2020, tentang penyelenggaraan dan retribusi pengujian kendaraan bermotor.

"Jadi ada kenaikan tarif, itu sudah berlaku pada pertengahan tahun 2021, makanya tahun ini ditingkatkan targetnya," bebernya.

Baca juga: Aktivitas Meningkat, Bandara Notohadinegoro Jember dan Basarnas Teken PKS Tanggap Darurat Penerbangan

Dia menilai, kepatuhan masyarakat Gresik dalam mengujikan kendaraan bermotornya tergolong tinggi, walaupun kadangkala di jalanan Gresik didapati kendaraan yang sebenarnya tidak lolos uji.

"Yang jelas saat masuk kesini (fasilitas uji) semuanya bagus komponennya, memenuhi syarat lah," ungkapnya.

Sriono tak menampik, khusus kendaraan angkut barang, banyak didapati yang over dimensi. Namun dia memastikan saat kendaraan tersebut diuji, dipastikan tidak akan lolos.

Baca juga: Menerapkan Prinsip CSV, Program TJSL PLN Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan di Berbagai Daerah

"Kalau over dimensi, atau odol istilahnya, pasti tidak lolos, bisa dipantau kendaraan yang masuk kesini tidak ada yang over dimensi," tegasnya. (bro)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru