Wabup Subandi Pastikan Tak Ada Lagi ODGJ yang Terpasung di Sidoarjo

klikjatim.com
Wabup Sidoarjo, Subandi saat mengunjungi salah satu warga yang mengalami ODGJ yg terpasung. (Catur Rini/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi memastikan tidak ada warganya yang terpasung meski mengalami gangguan kejiwaan atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Karena pemerintah akan membantu memberikan penanganan medis seperti pemberian obat dan kunjungan rutin ke rumah ODGJ.

Melalui kerja sama dengan DPRD serta Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Sidoarjo, Wabup Subandi memastikan bahwa ODGJ di sejumlah desa di Sidoarjo telah dibebaskan.

Baca juga: Dongkrak Daya Saing, Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis Bagi Alumni MagangHub

Wabup Subandi meminta kepada Dinas Sosial untuk lebih memperhatikan lagi keberadaan ODGJ di Sidoarjo. Terkait perawatan medis hingga hak-hak yang harus diberikan.

"Kami berupaya memastikan jika para ODGJ di Sidoarjo mendapatkan haknya. Jika keluarganya tidak mampu, pihak Pemkab telah menyiapkan perawatan melalui dinas terkait," kata Subandi, Jum’at (11/3/2022).

Slamet warga Desa Sukorejo Buduran adalah salah satu ODGJ yang dikunjungi. Kata Subandi, ia (Slamet) dipasung oleh keluarganya selama 20 tahun dan berada di dalam ruangan kecil dengan kondisi yang memprihatinkan.

Baca juga: Wujud Kepedulian Sesama, SMK Negeri 2 Krian Gelar Aksi Donor Darah

"Bapak Slamet ini dipasung sudah 20 tahun dan sempat dirawat RS Menur Surabaya, tapi pihak keluarga memilih untuk merawatnya sendiri. Saya harapkan Pemkab melalui dinas terkait harus tetap berperan dalam memastikan hak dan kesehatannya," tegasnya.

Subandi meminta kepada seluruh stakeholder dapat bekerjasama agar tidak ada lagi ODGJ di Kabupaten Sidoarjo yang dipasung. Peran Pemerintah Desa (Pemdes) sebagai ujung tombak yang lebih mengetahui kondisi warganya juga sangat dibutuhkan.

"Apabila memang ada warga tak mampu segera kadesnya respon, dan mendampingi warga tersebut untuk selanjutnya diteruskan oleh dinas terkait," imbuhnya.

Baca juga: Perkuat Semangat Kebersamaan Iduladha, MPM Honda Jatim Salurkan Puluhan Hewan Kurban

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo, drg. Syaf Satriawarman mengungkapkan bahwa ODGJ di Sidoarjo datanya kurang lebih 3.264 jiwa yang tersebar di 18 Kecamatan.

Gangguan jiwa Ini disebabkan banyak hal. Seperti faktor ekonomi, sosial, asmara dan keturunan. Sebagian besar sudah ditangani rumah sakit jiwa dan juga mendapat kiriman obat rutin dari Puskesmas setempat. (nul) 

Editor : Catur Rini

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru