KLIKJATIM.Com | Surabaya—Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta pemda di Jatim, baik jajaran pemprov maupun kabupaten/kota mengoptimalkan PAD, sehingga kemandirian fiskal bisa segera diwujudkan.
"Kepala daerah harus terus mencari terobosan, inovasi, kreasi, supaya pendapatannya naik. Yang penting aturannya jelas dan tidak melenceng dari ketentuan," ungkap Khofifah, Selasa (22/2/2022).
Baca juga: Ukir Sejarah, Pemkab Lamongan Raih Opini WTP Sepuluh Kali Berturut-turut
Khofifah menjelaskan, kemandirian fiskal akan memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk mandiri mengelola daerahnya sesuai dengan keadaan dan kondisi di wilayah masing-masing.
"Saya yakin banyak sumber-sumber PAD yang belum tergarap. Optimalkan semua potensi yang dimiliki agar kabupaten/kota memiliki kemandirian fiskal. Dengan begitu, seluruh kepala daerah bisa menjalankan program kerja yang dimiliki," jelasnya.
Ia mengatakan, kemandirian fiskal dilihat dari perbandingan antara PAD dengan total penerimaan daerah. Semakin besar PAD yang dicapai suatu kabupaten/kota, maka akan semakin besar pula tingkat kemandirian fiskal yang dimiliki.
Baca juga: Fraksi-Fraksi DPRD Lamongan Soroti Prioritas Belanja Publik dan Kinerja PAD dalam Raperda APBD 2026
"Karenanya perlu disusun master plan dan rencana aksi yang bisa membuat PAD kita semakin meningkat. Tentunya dengan landasan dan regulasi yang tepat sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat," jelasnya.
Salah satu inovasi yang bisa dilakukan, lanjut dia, adalah peningkatan mutu layanan masyarakat. Menurutnya, penyederhanaan birokrasi bisa menjadi langkah konkret dalam peningkatan PAD.
"Inovasi terdekat yang bisa kita lakukan adalah kualitas public service yang bisa kita tawarkan. Saya selalu bilang bahwa digitalisasi sistem merupakan suatu keniscayaan. Digitalisasi sistem bisa mengikis rumitnya birokrasi kita," ucapnya.
Baca juga: Anggaran Jumbo Jadi Kendala, Revitalisasi Pasar Hewan Sampang Tunggu Bantuan Pemprov Jatim
Khofifah menyebut, selain Pemprov Jatim, Kota Surabaya saat ini menjadi satu-satunya daerah tingkat dua di Jatim yang telah mencapai kemandirian fiskal. Di Jatim sendiri, saat ini tercatat 4 daerah menuju mandiri yaitu Gresik, Sidoarjo, Kota Malang dan Kabupaten Mojokerto.
"Alhamdulillah, di Jatim kita sudah punya role model sendiri, yakni Pemprov Jatim dan Kota Surabaya. Saya sangat mengapresiasi capaian ini. Sedangkan untuk kab/kota lain, kita bisa langsung mencontoh dari apa yang Pemkot Surabaya lakukan," tandasnya.(mkr)
Editor : Redaksi