KLIKJATIM.Com | Tulungagung--Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung menemukan ada tambahan kasus positif covid-19 signifikan. Sehari bahkan sampai 13 kasus penambahannya.
Ketua Satgas Covid-19 Tulungagung, Maryoto Birowo mengatakan, setelah dilakukan tracing kasus tersebut muncul dari klaster tempat belajar. Sayangnya, Maryoto enggan membeberkan tempat belajar mana yang memunculkan klaster.
Baca juga: Tak Datang di Rapat, Ternyata Wakil Kepala Stasiun Tulungagung Meregang Nyawa di Kamar Kos
"Memang itu klaster, klasternya ya klaster tempat belajar gitu aja," ujarnya.
Maryoto menegaskan, Satgas Covid-19 Tulungagung telah melakukan tracing dan menurutnya tidak ada penyebaran atas temuan tersebut.
Baca juga: Kandang Dilalap Api, 7.000 Ekor Ayam di Tulungagung Jadi Ayam Bakar
"Kita sudah lakukan tracing, ada 80 orang yang di tracing dan ada 71 juga yang ditracing di tempat lain, hasilnya nanti nunggu Satgas," ucapnya.
Disinggung mengenai potensi penutupan sekolah atau perubahan jam operasional sekolah pasca munculnya klaster tempat belajar tersebut, Maryoto mengaku masih menunggu hasil pendalaman oleh Satgas Covid-19.
Baca juga: Dinkes Tulungagung Evaluasi SPPG Pakisrejo Pasca Keracunan
"Itu juga nunggu hasil asesment Satgas, itu dulu, pokoknya harus tetap patuh prokes," tuturnya.(mkr)
Editor : Iman