Angkat Wisata Lokal Melalui Sejarah, FKMB UINSA Gelar Seminar Angling Dharma

klikjatim.com
Pembacaan puisi Angling Dharma sebelum acara seminar.

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Bojonegoro (FKMB) UIN Sunan Ampel Surabaya mengadakan seminar kebudayaan. Acara yang bertajuk Seminar Angling Darma bertema "Menumbuhkan Kembali Literasi Budaya Lokal Melalui Karya Seni di Era Milenial” digelar di Pendopo Malowopati, Minggu (9/1/2022).

Dalam seminar tersebut menghadirkan Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah sebagai Keynote Speaker dan Budiyanto sebagai narasumber.

Baca juga: Sengketa Lahan Desa Belun, BPN Bojonegoro Tegaskan Keabsahan Sertifikat Ahli Waris

Para mahasiswa ini membahas Angling Dharma sebagai sejarah yang nyata. Dikaitkan dengan sejumlah potensi wisata yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Terutama wisata sejarah, seperti Petilasan Angling Dharma, Kahyangan Api dan Pemandian Dander.

Sebelum acara dimulai, anggota FKMB UINSA mempersembahkan puisi dengan penuh makna dengan dibacakan dua mahasiswa, yaitu M Alif Nur Rohman dan Trisna Febri Nur Laili. Para hadirin dari berbagai kalangan mengapresiasi puisi dan juga acara tersebut.

Berikut puisi yang berjudul "Pesona Angling Darma"Pesona angling dharma Kota elok penuh pesona Menebar adat istiadat budaya Pusaka nenek moyang kita memukau mata dunia Indah ragam adat istiadat kita

Gemulai tarian daerahnya Tangkasnya pencak silat Lugunya wayang golek Uniknya ukiran batik daun jati Merdunya suara gamelan Inilah Bojonegoro kita Saya berbangga.... Menjadi buah hati angling darma Melestarikan adat istiadat bangsa Warisan leluhur kita

Jejak-jejak leluhur bukan hanya dongeng samata Menjadi tembang pengantar tidur anak-anak kita Darah pengorbanan dan doa mereka membumi Mengajari kita menjadi pejuang-pejuang sejati.

Darah perjuangan itu menyatu murni Mengalir dalam diri kita abadi

Baca juga: Domino Naik Kelas: Surabaya Domino Tournament 2026 Sukses Jaring 1.500 Peserta Menuju Liga Pro

Kita adalah Bekal Muda yang membangun negeri Kita adalah ketegaran lereng bebatuan gunung pandan kita adalah semangat Api Kahyangan Kita adalah kesetiaan aliran Bengawan Kini, saat Corona datang menyerang Banyak saudara kita menjadi korban Keganasan wabah yang merusak masa depan Akankah kita diam ? Pantaskah kita saling menyalahkan Apalagi mencari kambing hitam Bojonegoro tempat kita dilahirkan Tempat kita hidup dan merangkai angan Sendiri takkan mampu melawan Bersama kita berjuang melewati goncangan Hari - hari telah berlalu Ditelan oleh bukit di atas angin Berpadu cinta Dalam perjalanan dari sebuah telaga Melepas penat mengusir dahaga

Telaga danderMemberi semangat maju tanpa minderMemberi harapan bagi yang kehilangan arahMenjadi syarat makna dan lebih cerah

Hingar bingar alun-alun BojonegoroDengan gagahnya patung lettu suyetnoDalam kopi hangat di meja nomor satuYang menjadi arti baru untukku

Seteguk kopi sejuta maknaDalam kota Bojonegoro yang penuh pesonaTak sabar menjelajahi sisi lainya

Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Protokol Bojonegoro Terendam Banjir

Engkau tanah lahir kamiPemilik perut yang berbudiPenampung hujan penyedut sinar mentari Lahirlah anakmu dari semaian petani

Dengan kasih dan harapanKau tenggelam kan mereka dalam dekapan Dimana bunga berganti nisan bertaburanDi atas rongga jantungmu

Aku tertegak bertapak dalam kebebasan Cinta antara kita wahyu dari tuhan. (bro)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru