GRESIK – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V Brawijaya, Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi ikut mengimbau agar pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) nanti berjalan kondusif dan aman. Salah satunya tentang sinergitas forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda).
Melalui kekompakan pimpinan di tingkat daerah harus bisa meyakinkan kepada masyarakat, bahwa pemilu nanti dilakukan dengan aman. Sehingga diharapkan tingkat partisipasi masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) bisa maksimal.
Baca juga: Amankan Lebaran 1447 H, Jember Siagakan 522 Personel: Takbir Keliling Boleh, Sound Horeg Dibatasi
“Sedangkan kepada internal TNI harus tetap bersikap netral,” imbau Mayjen TNI R. Wisnoe, di sela-sela kunjungannya ke Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0817 Gresik, Kamis (21/03/2019).
[irp]
[irp]
Baca juga: Forkopimda Gresik Laksanakan Korve Aksi Bersih Pantai Dalegan
Selain itu, TNI juga memantau segala kemungkinan terkait kerawanan pemilu. Pihaknya bersama-sama Polri akan berkerja maksimal dengan mengantisipasi berdasarkan pengalaman sebelum-sebelumnya.
“Sementara ini nggak ada fokus perhatian tertentu, karena dari beberapa pemilu yang sudah terjadi kemarin bisa menjadi acuan,” lanjutnya.
Baca juga: Korban Banjir Bandang Jember Ditemukan di Muara Pancer Puger, Masih Mengenakan Jam Tangan Hitam
Untuk pasukan yang bakal dikerahkan mencapai 17,5 ribu personil. Secara rinci untuk jumlah personil Angkatan Darat (AD) sebanyak 14 ribu, Angkatan Lau (AL) 2.500 personil, dan Angkatan Udara (AU) 1.000 personil.
Prinsipnya TNI-Polri akan mengerahkan pasukan secara maksimal, untuk menjamin keamanan pemilu pada tanggal 17 April mendatang. (nul/*)
Editor : Redaksi