Banyak Jalan Rusak, Warga Protes Agar Segera Dibenahi

klikjatim.com
Sejumlah banner berada protes

KLIKJATIM.Com | Ponorogo- Jalan Hasanudin, Desa/ Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo terlihat dipasangi banner yang menunjukkan protes jalan rusak berat  Banner tersebut telah dipasang selama 2 hari.

[irp]

Baca juga: Sengketa Lahan Desa Belun, BPN Bojonegoro Tegaskan Keabsahan Sertifikat Ahli Waris

Pantauan di lokasi, banner bentuk protes warga diantaranya "SABAR YO BOS LEWAT DALAN KENE DALAN NDESO BEDO KARO DALAN KUTO..!' (Sabar ya melintas jalan disini jalan desa berbeda dengan jalan di kota)

MONGGO Berendam KOLAM ANYEP PAK DEWAN, BU DEWAN, BEDEK-AN LUUUR...!!!WAKIL KU SENG LUNGGUH NENG KURSI EMPUK ETAN ALUN-ALUN KARO LOR ALUN-ALUN WANI LIWAT KENE PORA....!!!!.

(Silahkan berendam di jalan yang berlubang bisa dijadikan kolam yang dingin, pak dewan, bu dewan, wakil saya yang duduk di timur alun-alun dan utara alun-alun berani lewat sini atau tidak).

"Kalau yang masang siapa saya ndak jelas. Entah warga saya atau bukan. Yang saya tahu memang sudah ada banner 2 hari ini, " ujar Kepala Desa Kauman, Mulyono, Senin (22/21/2021).

Dia mengklaim pemasangan banner tidak hanya sekali ini saja. Tahun lalu juga ada pemasangan banner bentuk protes tersebut. Pemasangan banner biasanya saat memasuki musim penghujan.

Baca juga: Domino Naik Kelas: Surabaya Domino Tournament 2026 Sukses Jaring 1.500 Peserta Menuju Liga Pro

"Sebenarnya masalah itu tidak hanya kali ini saja, tahun lalu dan tahun sebelumnya juga ada tulisan ini. Entah siapa yang memasang kita tidak mencari tahu," jelasnya.

Dia menjelaskan jalan setempat memang rusak berat dengan panjang 800 meter. Pun tidak ada bekas aspal sama sekali.

Dia mengaku jika pengendara yang melewati jalan tersebut pun harus mengurangi laju kendaraan. Selain itu, juga harus memilih jalan yang aman.

"Jalan itu jalan kabupaten dari wilayah Kauman menuju wilayah Kecamatan Sampung," katanya.

Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Protokol Bojonegoro Terendam Banjir

Menurutnya,  jalan tersebut sering mengalami banjir musiman. Sehingga meski dulu pernah di aspal sekarang tampak rusak berat.

"Tapi karena sudah lama jalan itu rusak, berlubang. Banyak truk bermuatan berat lewat situ akhirnya rusak," pungkasnya. (bro)

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru