Resmi Dimulai, Gubernur Khofifah Harap Jadikan Spirit MTQ Untuk Jatim Bangkit

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Pamekasan - Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XXIX Tingkat Provinsi Jatim dibuka Rabu (3/11/2021) malam. MTQ XXIX Jatim sendiri digelar mulai 3-11 November 2021 di Kabupaten Pamekasan. 

[irp]

Baca juga: Misteri Jasad di Blega Terungkap: Ternyata Tangan Dingin Anak Tiri yang Mengakhiri Nyawa Ibunya

Untuk menghindari penumpukan peserta di satu tempat, pelaksanaan MTQ Jatim XXIX ini akan dilakukan di 12 venue terpisah di Kab. Pamekasan. Di antaranya, Aula PCNU Jalan R. Abd Aziz 95, Auditorium dan Masjid IAIN Madura, serta Gedung Balai Redjo Jalan Niaga 40.

Kemudian di Aula Bakorwil Pamekasan, Aula Haji Kemenag Jalan Brawijaya 5, Masjid Agung Asy-Syuhada’ Jalan Masegit 23, Pendopo Budaya Jalan Jokotole 43, Aula SMK Negeri 2 Jalan Dirgahayu 161, Aula SMK Negeri 3, Gedung Pemuda, serta Aula SMA Negeri 2.

Kepada para kafilah yang akan bermusabaqah di ajang MTQ XXIX Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan semangat, motivasi, serta doa. Ia berharap, mereka menjadi kafilah terdepan yang bisa membawa pulang predikat juara atau hasil terbaik. Tidak untuk dirinya sendiri, tapi juga bagi daerah atau kab/kota asal para kafilah.

“Selamat datang para Kafilah di ajang MTQ Jatim ke-XXIX, selamat Bermusabaqah, semoga sehat, sukses, dan memberikan hasil terbaik. Berilah performance terbaik yang para kafilah semua miliki. Saya yakin para Kafilah  telah mendapatkan bekal pelatihan dan pembinaan mental, dari masing-masing kab/kota,” ungkap Khofifah.

Khofifah juga mengatakan bahwa ajang MTQ Jatim ini tidak semata-mata untuk berkompetisi atau berlomba membaca Al Qur’an, namun lebih dari itu, diharapkan ajang ini dapat mengedukasi umat untuk semakin mencintai dan memahami dan mengamalkan ajaran Al Qur’an, meningkatkan kesadaran beragama, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah.

“Melalui ajang MTQ ini kami berharap juga sebagai upaya dakwah sekaligus memperkuat semangat persaudaraan, persatuan, dan kepedulian antar sesama, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah. Semangat ini sangat penting terutama di era pandemi ini sebagai motivasi dan spirit Jatim Bangkit,” terangnya.

Baca juga: Polres Pamekasan Amankan Guru Ngaji Cabuli Anak Bawah Umur

Ke depan, Khofifah berharap para juara umum di ajang MTQ tingkat Provinsi Jatim ini akan mampu mewakili Jatim di ajang MTQ nasional dan internasional  tahun depan. Harapan ini didukung dengan potensi bahwa Jawa Timur merupakan barometer percontohan pembibitan dan pembinaan para qori’/qori’ah, hafidz-hafidzoh dan Mufassir/Mufassiroh terbaik dan terbanyak di Indonesia.

“Ini bisa menjadi parameter kita sekaligus penyemangat dan motivasi bahwa para Kafilah dari kab/kota di Jatim ini merupakan yang terbaik dari yang paling baik. Saya yakin dengan penguatan, pengayaan serta pelatihan, berbagai doa dan dukungan batin juga telah diikhtiarkan untuk para Kafilah sekalian,” ungkapnya.

Khofifah juga mengingatkan, tujuan pelaksanaan MTQ Jatim XXIX bukan sekadar berlomba membaca Al-Quran dengan kriteria tajwid, fasohah (kefasihan membaca), gaya lagu dan suara saat membaca ayat suci Al Quran. Lebih dari itu, kata dia, MTQ juga menjadi ajang untuk mencintai dan memperkuat atmosfer qurani dalam kehidupan sehari-hari.

Atmosfer Qur'ani yang disebut Khofifah adalah bagaimana membangun kehidupan, perilaku, pikiran hingga hati masyarakat yang berlandaskan Al Qur'an seperti yang diteladankan Rosulullah Muhammad SAW. Khofifah yakin, jika atmosfer qurani itu begitu kuat maka kehidupan seperti yang dicontohkan Rosulullah Muhammad SAW saat memimpin kota Yastrib (kota Madinah) yang saling menghormati, yang mayoritas melindungi yang minoritas, perlindungan atas hak ekonomi, bela negara dan perlindungan keselamatan  kehidupan.

Baca juga: BGN Hentikan Operasional Dua SPPG di Kabupaten Pamekasan

“Al Qur’an itu sebagai pedoman hidup. Saya berharap Al-Quran tidak hanya dibaca, tapi dipahami lalu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Inilah saatnya kita membangun atmosfer kehidupan Qur'ani, perilaku Qur'ani, pikiran yang Qur'ani bahkan hatinya digerakkan nilai-nilai yang Qur'ani," terangnya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Jatim ini berharap, ajang MTQ ini dapat menjadi kesempatan untuk menyebar dan membangun kebaikan, kesantunan, serta membangun solidaritas dan toleransi antar sesama. Terlebih lagi di era pandemi ini, solidaritas antar sesama sangat dibutuhkan untuk saling menguatkan dan membantu satu dengan yang  lain.

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk terus menguatkan rasa kebersamaan dan solidaritas antar sesama. Saya yakin tumbuhnya solidaritas selama pandemi ini merupakan modal kuat untuk kita semua bisa bangkit dan melewati masa-masa pandemi ini bersama,” pungkasnya.(mkr) 

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru