Penyerahan PSU dari Pengembang Kepada Pemkab Gresik Masih Sedikit

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Salah satu PSU di Gresik

KLIKJATIM.Com | Gresik — Dari 244 perumahan di Kabupaten Gresik baru delapan pengembang yang sudah menyerahkan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) ke Pemerintah Kabupaten Gresik.

[irp]

Baca juga: Gelorakan Nasionalisme dan Konservasi, Gubernur Khofifah Lepas Ekspedisi 81 Pembentangan Merah Putih di Gunung Arjuno

Sekertaris Komisi III DPRD Kabupaten Gresik Abdullah Hamdi, menyoroti capaian serah terima PSU yang tergolong sangat rendah.

Menurut Politisi PKB ini menyampaikan bahwa audiensi dengan KPK beberapa waktu harusnya menjadi pijakan. Hamdi menyebut, para pengembang di Gresik ini sebetulnya ingin segera menyerahkan PSU mereka. Sebab, apabila terlalu lama, PSU itu berpotensi rusak.

"Sedangkan Pemda juga tidak ingin gegabah. Pemda ingin proses (penyerahan) harus melalui verifikasi lapangan. Nah ini yang memakan waktu, karena verifikasi itu juga tidak terjadwal," ujarnya.

Dengan kondisi nyata seperti itu, pihaknya mendorong agar Pemkab Gresik bisa membentuk tim khusus untuk menyelesaikan penyerahan PSU ini. Baik tim verifikator maupun menyusun jadwal agar progres bisa cepat.

"Kalau progres PSU rendah, kawatirnya akan mempengaruhi bisnis properti di Gresik. Padahal wilayah Gresik ini sedang naik untuk bisnis properti," tandas Hamdi.

Baca juga: Pascagempa M7,7 Flores: Pasokan Listrik Utama PLN Pulih 100 Persen, Fokus Perbaiki Jaringan Distribusi ke Warga

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Gresik Ida Lailatussa’diyah menyampaikan, tercatat di Gresik ada 244 perumahan.

Dari jumlah itu yang sudah serah terima PSU baru delapan pengembang. Sisanya, yakni 236 pengembang perumahan belum menyerahkan PSU.

Ida menyebut, Pemkab hati-hati dalam proses penyerahan PSU. Karena itu, pada pertengahan tahun kemarin, bupati meminta kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang berwenang untuk mengecek PSU itu sebelum diserah terimakan.

"Seperti memeriksa jalan, gorong-gorong, saluran air dan berbagai fasilitas lain sesuai kualitas dan kwantitasnya. Pihaknya tidak ingin ketika PSU belum beres namun pengembang sudah hengkang" papar Ida.

Baca juga: Gelar Honda AT Family Day di Bojonegoro, MPM Hati-Hati Manjakan Warga lewat Hiburan dan Promo Menarik

Sejauh ini, lanjut Ida, sudah ada 31 proses serah terima PSU tahun 2020-2021. Dari jumlah itu, enam diantaranya sudah sampai proses pengukuran di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"Namun sebelum diserah terimakan, akan ada ada verifikasi lapangan yang sedang berlangsung," jabarnya. (bro)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru