KLIKJATIM.Com | Gresik—Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) jenjang SMP di Kabupaten Gresik dimulai, Selasa (4/9/2021). Seluruh peserta diharuskan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.
[irp]
Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Gresik, S. Hariyanto mengatakan, selama pelaksanaan ANBK tidak ada syarat khusus bagi peserta misalnya harus rapid tes atau swab antigen. Peserta hanya diwajibkan menerapkan prokes ketat.
“Tetap PTM, kan tidak semua siswa hanya sampling saja,” ucapnya.
Jadwal ANBK pun dibagi dua sesi. Masing-masing sesi diikuti 45 siswa dengan komputer yang telah disediakan oleh sekolah.
Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur
"ANBK ini diikuti kelas 8 dan akan digelar tiga hari kedepan sampai tanggal 7 Oktober 2021,” terangnya.
Kepala SMPN 7 Gresik, Rahmat Safari mengatakan, meski sekolahnya berada di Kepulauan Bawean, pelaksanaan ANBK di Kabupaten Gresik berjalan lancar dan efektif.
Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun
"Alhamdulillah pelaksanaan ANBK berjalan lancar. Di SMPN 7 Gresik sebagai sekolah penggerak ANBK dilaksanakan berlangsung 2 sesi masing-masing 45 siswa,” katanya.
Program ANBK sendiri bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik esensial sebuah sekolah dan madrasah yang efektif dalam mengembangkan kompetensi dan karakter siswa. Mulai dari ciri pengajaran yang baik, sampai program dan kebijakan sekolah yang membentuk iklim akademik, sosial, dan keamanan yang kondusif.(mkr)
Editor : Redaksi