KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Pemkab Bojonegoro menggelar pertemuan bersama warga yang tinggal di eks tanggul Bengawan Solo atau warga yang tinggal di Jalan MH. Thamrin Kelurahan Kauman, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah memberikan dana kerohiman untuk ganti rugi warga yang menempati tanah milik negara itu.
[irp]
Baca juga: Tragedi di Perlintasan KA Kalitidu, Pria Asal Sumatera Selatan Tewas Tertemper KA Gumarang
Bertempat di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, hadir Bupati Bojonegoro, Direktur PT. ADS, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air, Sekretaris Daerah, dan 83 warga eks tanggul Bengawan Solo.
Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah mengatakan, tanah ini dulunya milik BBWS, kemudian, tanah tersebut diserahkan kepada pemerintah atau negara, akan tetapi warga di sekitaran Bengawan Solo ini mendirikan rumah hingga usaha.
"Status tanah ini milik negara yang digunakan masyarakat, baik untuk bangunan tempat tinggal maupun usaha," ujar Bupati Anna sapaan akrabnya, Kamis (26/8/2021).
Dikatakan, nantinya sepanjang jalan di sekitar Bengawan Solo direncanakan pelebaran jalan, dan warga harus pindah. Untuk itu pertemuan ini yang juga sekaligus penandatanganan kerjasama, Pemkab Bojonegoro memberikan dana kerohiman bagi warga yang tinggal di sekitar eks Bengawan Solo. "Semoga dana kerohiman ini dapat digunakan sesuai kebutuhannya, semua ini Pemkab lakukan atas dasar kerjasama yang dilakukan masyarakat untuk mensukseskan program pembangunan di Bojonegoro," kata Bupati Perempuan pertama.
Baca juga: Uang Rp74 Juta Hampir Melayang, Warga Sampang Bongkar Modus Penipuan Minyak Goreng di Facebook
“Sekali lagi, kami atas nama Pemkab Bojonegoro, berterimakasih atas kerjasama dari masyarakat, serta, tidak adanya konflik sosial yang terjadi,” terang Anna Mu’awanah.
Ditambahkan, pelebaran jalan ini nantinya agar arus lalu lintas yang dilalui kendaraan besar atau bermuatan berat tidak menimbulkan kepadatan lalu lintas, dan masyarakat nantinya juga dapat menikmati manfaat dari pembangunan tersebut.
“Harapan kami, daerah tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat luas, dan kami mohon maaf apabila terdapat ketidaknyamanan saat proses pengerjaan,” harap Bupati Anna.
Baca juga: Bantu Siswa Tentukan Kampus Impian, MGBK Gresik Gelar Edu Fair 2026 yang Diikuti 3.800 Peserta
Sedangkan, Sekda Pemkab Bojonegoro Nurul Azizah menjelaskan bahwa, dengan disalurkannya dana kerohiman, menjadi keuntungan bagi masyarakat. Pemkab telah berupaya untuk dapat memberikan dana kerohiman melalui berbagai proses dan kebijakan.
"Ini sebagai bentuk kepedulian dan perhatian atas kerjasama dari masyarakat, pemkab dapat memberikan dana tersebut untuk warga eks tanggul Bengawan Solo Jalan MH. Thamrin," pungkasnya.(mkr)
Editor : M Nur Afifullah