Korban Berjatuhan, Warga Unjuk Rasa Jalan Rusak

klikjatim.com
Foto: Warga menanam pohon pisang di Jalan Raya Desa Petiken. (Ist)

GRESIK – Akibat jalan rusak parah di wilayah Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Hingga kini sudah banyak korban berjatuhan. Sebagai bentuk protes warga dan aktivis peduli lingkungan akhirnya menggelar unjuk rasa (unras) di titik kerusakan jalan, tepatnya Desa Petiken, Kecamatan setempat, Selasa (12/03/2019).

Massa tak hanya menyampaikan orasi. Tetapi dalam aksinya juga menanam pohon pisang di area jalan rusak. “Kami melakukan aksi tanam pohon pisang ini sebagai bentuk rasa kekesalan terhadap jalan yang rusak,” kata Samuji, warga setempat.

Baca juga: Puluhan Hewan Kurban Dibagikan BKMS dan Tenant JIIPE untuk Masyarakat Gresik

Dijelaskannya, kondisi jalan rusak parah di wilayah setempat sepanjang sekitar 500 meter. Karena tak kunjung diperbaiki, maka sering terjadi kecelakaan di jalan kabupaten yang menghubungkan antara Kecamatan Driyorejo – Lakarsantri tersebut.

“Kondisinya (jalan) banyak yang berlubang dan pengendara tidak tahu akhirnya mereka jatuh,” lanjutnya.

[irp]

Baca juga: Bupati Gresik Minta Penyedia Jasa Jaga Integritas, Pengadaan Barang dan Jasa Diawasi Ketat

[irp]

Koordinator Lapangan (korlap) Unjuk Rasa, Aris Gunawan menegaskan, pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) harus bertindak memperbaiki. Pasalnya, hal ini menyangkut kepentingan umum sekaligus nyawa orang.

Baca juga: SMF Bersama Pemkab Gresik Serahkan 35 Rumah Layak Huni kepada Warga MBR di Pulo Pancikan

“Apabila pihak pemerintah masih tidak menghiraukan keluhan masyarakat terkait, maka kami akan menutup akses jalan Driyorejo – Lakarsantri,” imbuh Ketua LSM FPSR Kabupaten Gresik.

Tak hanya itu. Jika DPUTR tak punya anggaran memperbaiki, pihaknya bersama sama warga siap menggalang dana dan disumbangkan kepada Pemda Kabupaten Gresik. (roh/*)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru