KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Pelajaran bagi orang tua untuk lebih perhatian terhadap anaknya. Jika tidak diperhatikan, akibatnya seperti Erlita Haura Fauza, asal Dusun Prembugan, Desa Pekuwon, Sumberrejo, Bojonegoro. Bocah 18 bulan itu ditemukan tewas terapung setelah di kolam bekas galian belakang rumah.
Informasi yang dihimpun Klik Jatim, setiap pagi hari korban sudah terbiasa bermain sendirian di rumah. Sementara ibu korban menyelesaikan pekerjaan rumah seperti masak hingga mencuci baju. Selasa (7/1/2020) pagi, sekitar pukul 09.00 WIB, usai menyelesaikan pekerjaan rumah, ibu korban Ariska Nur Laily mencari korban lantaran tidak ditemui di rumah seperti biasanya.
[irp]
Tak ditemukan di rumah, Ariska lalu mencari buah hatinya hingga ke belakang rumah dengan ditemani kakek korban, Budiono. Pencarian pun sampai di kolam yang jaraknya 30 meter di belakang rumah yang terisi air penuh. Keduanya pun kaget saat melihat jasad korban mengapung di kubangan air. Sontak, ibu korban histeris hingga terdengar tetangga.
Bersama tetangga, jasad korban lalu dibawa ke RSUD Sumberrejo untuk dilakukan pemeriksaan. Sayangnya, nyawa bocah tak tertolong lagi dan dinyatakan meninggal oleh tim dokter.
Baca juga: Lapas Bojonegoro Gandeng BNNK Tuban, Deklarasi Perang terhadap Narkoba dan HP Ilegal
[irp]
Kejadian ini lalu dilaporkan kepada pemerintah desa setempat dan diteruskan kepada Polsek Sumberrejo hingga diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro. Keluarga korban pun mendapatkan santunan dari Pemkab Bojonegoro atas musibah ini.
Baca juga: Distribusi LPG di Bojonegoro Capai 38 Ribu Tabung per Hari, Pasokan Diklaim Aman
"Kami bersama kepolisian sudah mendatangi lokasi dan memberikan santunan kepada korban," kata Kepala BPBD Bojonegoro, Umar Ghoni. (diq/af/mkr)
Editor : M Nur Afifullah