KLIKJATIM.Com l Bojonegoro - Persiapan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak gelombang III sudah dimulai. Pemkab Bojonegoro telah menganggarkan kegiatan ini sebanyak Rp, 20 Miliar lebih. Salah satunya adalah keamanan yang dijatah Rp 12 juta per desa.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Djuana Poerwiyanto mengaku anggaran pilkades serentak tahun 2019 memang cukup tinggi. Alasannya, banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Salah satunya biaya pengamanan.
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, 78 Personel Polres Bojonegoro Terima Tanda Kehormatan Negara
[irp]
"Kita juga sudah melakukan kerjasama dengan Polres maupun Kodim Bojonegoro. Untuk anggaran juga sudah siap. Anggaran keamanan perdesa Rp 12 juta, yaitu Polisi Rp 10 Juta dan TNI dapat Rp 2 juta," ujarnya.
Ditambahkan, biaya pemilihan tersebut murni ditanggung pemerintah daerah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2019. Dana 20 Milyar itu untuk persiapan mulai penyelenggaraan sampai pelantikan kepala desa. Anggaran itu akan dibagi untuk 233 desa yang akan melaksanakan Pilkades 2020.
Baca juga: Petaka Sopir Mengantuk, Xpander Seruduk Motor, PKL, hingga Warung Sembako di Sumenep
[irp]
Dia menyebutkan, Pilkades paling banyak DPT dan anggaranya di Desa Dander Kecamatan Dander. Jumlah DPT sebanyak 6.588 jiwa dan untuk anggaranya sebesar Rp 82.200.000.
Baca juga: Anggaran Sampang Dipangkas, Komisi II DPRD Desak Desa Mandiri dan Berhenti Berpangku Tangan
Djuana Poerwiyanto berharap, dengan adanya anggaran yang besar panitia mampu melaksanakan tugasnya dari awal sampai pelantikan kades. "Dan terpenting harus bersikap adil terhadap calon kepala desa," pungkasnya. (af/bro)
Editor : M Nur Afifullah