KLIKJATIM.Com | Pacitan—Penyebab tewasnya Dewi Sukma Anjani (20) warga Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan terungkap. Dia dibunuh saudara tirinya sendiri.
[irp]
Baca juga: Aksi Dramatis Polres Jember Ringkus Residivis Curanmor: Kejar-kejaran 25 Km hingga Duel Celurit
Saudara tiri korban itu bernama Irvana Muslim. Usianya masih muda, 23 tahun. "Tersangka adalah kerabatnya sendiri. Merupakan kakak tirinya sendiri. Kami tangkap kurang dari 24 jam," ujar Kapolres Pacitan, AKBP Wiwit Ari Wibisono, Minggu (8/8/2021).
Dia menjelaskan, motif pembunuhan ini kerana rasa cemburu. Tersangka sudah mempunyai perasaan suka terhadap korban namun tidak ditanggapi.
"Pelaku sering mengajak korban untuk jalan. Tetapi sering ditolak. Akhirnya sebelum kejadian, korban mau diajak jalan tersangka ke Pacitan Kota. Alasannya memperpanjang STNK," katanya.
Dari selesai urusan, kata dia, tersangka mengajak korban pergi ke Pantai Watukarung. Namun tidak bisa akhirnya ke Setono Gentong.
Kemudian berakhir di Temperan. Saat di lokasi, pelaku sempat meminjam handphone korban. Rupanya cintanya bertepuk sebelah tangan.
Pasalnya, tersangka mendapati status whatsapp korban yang memasang foto pria lain. "Tersangka kalap. Sehingga memukul korban dengan batu," jelasnya.
Bahkan, aksi pemukulan dengan batu tidak hanya sekali. Jika sesuai hasil autopsi sampai lima kali. Lukanya dari depan tembus ke belakang. Menyebabkan otak korban juga pecah
Tidak cukup sampai di situ, tersangka juga memperkosa korban yang dalam keadaan sekarat. Korban melucuti bagian bawah korban.
Baca juga: Topang Stabilitas Ekonomi Nasional, Pendapatan PLN Tembus Rp582,68 Triliun di Tahun 2025
"Ini juga dibuktikan ada luka pada dinding rahim korban. Sesuai hasil autopsi juga," beber lulusan Akpol 2002 ini.
Terakhir, tersangka menyakinkan bahwa korban sudah meninggal dengan cara mencekiknya. Setelahnya, korban kabur ke arah Jawa Barat. Dengan membawa handphone milik korban.
"Jadi setelah penemuan, tim bergerak. Termasuk menyebarkan informasi ke jajaran reskrim bahwa ada pelaku yang melarikan diri," tegasnya.
Rupanya, tersangka juga bingung. Tersangka terus ke arah Jawa Barat. Hingga berhenti di salah satu Polsek di Kabupaten Subang.
"Jadi tersangka itu juga menyerahkan diri ke Polsek Subang situ. Kami pun yang sudah bergerak ke arah barat langsung meringkusnya," pungkasnya.
Baca juga: Hadapi Tantangan Geopolitik Global, Wamenaker Tekankan Penguatan SDM Maritim Berbasis SKKNI
Sebelumnya, penemuan mayat dengan kondisi setengah telanjang, menggegerkan warga Lingkungan Dermaga Tamperan, Kelurahan Sidoarjo, Kabupaten Pacitan. Di jasad berjenis kelamin perempuan itu ditemukan sejumlah luka.
Kasat Reskrim Polres Pacitan, AKP Juwahir menjelaskan, mayat ditemukan hanya mengenakan baju bagian atas. Di kepala korban ada luka yang masih perlu dipastikan penyebabnya.
"Penemuannya kemarin. Mayat perempuannya memang kondisi setengah telanjang. Hanya baju atas saja yang terpakai," ujar AKP Juwahir, Sabtu (7/8/2021).
Pihak kepolisian menduga jasad tersebut merupakan korban pembunuhan. Lanjut Juwahir, Polres Pacitan tengah mengajukan autopsi ke salah satu rumah sakit di Kota Surakarta, Jawa Tengah.
"Jadi kami menduga korban pembunuhan. Juga ada luka. Kami lakukan autopsi untuk memastikan," jelasnya.(mkr)
Editor : Fauzy Ahmad