Berantas Premanisme di Tulungagung, Kapolres Instruksikan Kasatreskrim Hingga Polsek Jajaran

klikjatim.com
Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto saat memberikan keterangan. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindak tegas aksi premanisme di berbagai daerah ditanggapi serius oleh Polres Tulungagung. Bahkan, Kapolres AKBP Handono Subiakto mengaku telah memerintahkan kepada Kasat Reskrim untuk berkoordinasi dengan Polsek jajaran untuk memberangus aksi premanisme di wilayah hukum setempat.

[irp]

Baca juga: Dampingi Syeikh Afeefuddin ke Ponpes Genggong, Gubernur Khofifah Motivasi Ribuan Santri Jadi Pemimpin Masa Depan

"Tentu kita merespon perintah tersebut dan memerintahkan Satreskrim untuk bertindak melakukan langkah antisipasi dan penindakan," ujar Kapolres AKBP Handono kepada awak media.

Pihaknya memang mengaku tidak membentuk tim Satgas khusus untuk penindakan premanisme ini. Tapi memaksimalkan peran Satreskrim dan Polsek jajaran untuk menindak tegas premanisme di Tulungagung.

Disinggung kemungkinan penindakan aksi Juru Parkir (Jukir) liar yang di sebagian daerah dikategorikan sebagai bentuk premanisme, Handono mengaku sudah memiliki petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis penindakan premanisme yang akan menjadi pandua pihaknya melakukan tugas tersebut. "Itu nanti kita lihat petunjuk dari pimpinan, sejauh ini sudah ada laporan penindakan yang dilakukan anggota. Hal ini dilakukan untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan masyarakat Tulungagung," terangnya.

Baca juga: Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Pulau Mandangin Sampang Masih Nihil

Sementara itu Kasubbag Humas Polres Tulungagung, Iptu Trisakti Saiful Hidayat mengatakan, sesuai dengan data yang disampaikan Satreskrim Polres Tulungagung terdapat 6 pelaku premanisme yang telah mendapatkan tindakan tegas dari Polisi.

"Ada 6 pelaku yang kita amankan, kemudian kita data dan kita beri pembinaan," terangnya.

Mereka adalah anak jalanan yang sehari hari mengamen di traffic light dan tak segan-segan mengetuk pintu mobil pengguna jalan, jika tidak mendapatkan respon dari pengguna jalan. "Mereka ini melakukan kegiatan premanisme karena mengetuk ngetuk pintu mobil jika ngamennya tidak direspon," ungkapnya.

Baca juga: Hadiri Pembukaan Piala Gubernur Jatim Open Woodball 2026, Arumi Bachsin Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi Dunia

Trisakti menambahkan, 6 pemuda tersebut diamankan dari simpang empat Kemuning dan simpang empat Gleduk Tulungagung. Mereka yang terjaring razia ini diamankan dan didata di Polsek Tulungagung Kota kemudian menjalani wajib lapor.

Bahkan salah satunya setelah dilakukan pendalaman, merupakan pelaku aksi pengeroyokan sesama anak jalanan di Tulungagung beberapa waktu lalu. (nul)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru