Masih Terkendala, Rencana Boyongan Pedagang ke Bangunan Baru Pasar Legi Ponorogo Batal

klikjatim.com
Pasar Legi yang baru selesai dibangun setelah terbakar pada tahun 2017 silam. (Fauzy Ahmad/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Ponorogo – Harapan para pedagang di Ponorogo bisa pindah ke bangunan baru Pasar Legi, setelah insiden kebekaran pada tahun 2017 silam pupus. Karena rencana perpindahan yang akan dimulai pada hari Jumat (4/6/2021) ini ternyata batal.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

"Memang masih ada beberapa kendala. Sehingga pedagang belum bisa boyong. Baik itu dari pedagang pasar relokasi, pasar stasiun, pedagang pasar lanang," ujar Kepala Bidang (Kabid) Pasar pada Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Perdagkum) Ponorogo, Fitri Nurcahyo pada Jumat siang.

Selain itu, kata dia, juga ada petunjuk dari Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko untuk menunda rencana boyongan para pedagang terlebih dulu. "Karena petunjuk Pak Bupati, pedagang menyadari," klaimnya.

Dan, pihaknya pun tak memungkiri terkait masih ada kendala lelang untuk security serta cleaning service. Pasalnya hingga kini belum rampung. Sehingga belum ada security maupun cleaning service yang bertugas di bangunan baru tersebut. 

"Lelang juga belum, karena masih di dalam badan pengadaan lelang. 22 hari ini, nanti berkontrak dengan perdakum. Setelah itu mulai 1 juli sudah ada security dan cleaning service. Jika lelang gagal, tentu akan ada penunjukkan langsung," menurutnya.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Walaupun demikian, tapi dia mengklaim bahwa saat ini beberapa infrastruktur sudah siap. Seperti rambu dan peta zonasi disebutkan hampir 90 persen sudah terselesai dan terpasang. 

Nantinya terkait boyongan ini akan tetap dilakukan secara bertahap. Yang diutamakan adalah pedagang pasar legi lama di lantai 1. Proses perpindahan mereka dijadwakan pada hari pertama dan kedua. 

Selanjutnya disusul pedagang yang mendapat jatah di lantai 2, yang direncanakan pada hari kedua dan ketia. Untuk giliran penghuni lantai 3 pada hari kelima dan enam. 

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Dan hanya pedagang yang mempunyai identitas diperbolehkan masuk. Untuk masyarakat, belum bisa karena menunggu kesiapan pedagang hingga 50-70 persen. 

Saat ditanya lagi terkait kapan rencana perpindahan pastinya? Fitri Nurcahyo memperkirakan pada bulan Dzulhijjah dalam tahun islam. "Bulan besar dalam penanggalan tahun Jawa,” pungkasnya. (nul) 

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru