Hari Jadi Surabaya ke-728, PDIP : Kami Kawal Menuju Kota Berkelas Dunia

klikjatim.com
Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono. (Istimewa)

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kota Surabaya memasuki usia yang ke-728 pada 31 Mei 2021. DPC PDI Perjuangan Surabaya menyatakan komitmennya untuk terus mengawal dan mewujudkan kepemimpinan yang melahirkan kebijakan-kebijakan pro rakyat di Kota Pahlawan.

[irp]

Baca juga: Hadiri Pembukaan Piala Gubernur Jatim Open Woodball 2026, Arumi Bachsin Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi Dunia

“Selamat Hari Jadi Kota Surabaya ke-728, kota kita bersama yang sangat kita cintai. PDI Perjuangan sangat bangga menjadi bagian dari kota ini, menjadi bagian dalam transformasi Surabaya menuju kota berkelas dunia yang tetap mengedepankan nilai-nilai humanisme, pro wong cilik, dan mengutamakan keberlanjutan lingkungan,” ujar Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono.

Diharapkan, Surabaya terus bertumbuh menjadi kota yang mampu menghadirkan layanan terbaik bagi seluruh warganya tanpa terkecuali. Adi juga mengatakan, kepemimpinan PDI Perjuangan telah hadir di Surabaya selama lebih dari 20 tahun sejak era kepemimpinan Wali Kota Bambang DH, Tri Rismaharini yang dilanjutkan Whisnu Sakti Buana, dan kini oleh Eri Cahyadi. Semuanya adalah kader PDIP dan terbukti sukses membawa Surabaya bertransformasi ke arah yang lebih baik.

Baca juga: Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Gubernur Khofifah: Organda Punya Peran Strategis di Balik Angka Ini

Adi menyebut berbagai program sosial, ekonomi, keagamaan, kebudayaan, lingkungan hidup, dan sebagainya berhasil dihadirkan dengan baik dalam kepemimpinan PDIP di Kota Pahlawan. “Semua kebijakan telah dirasakan masyarakat, dan itu pula yang menjadi penjelas mengapa kepemimpinan PDI Perjuangan terus mendapat tempat di hati masyarakat Surabaya dari pemilu ke pemilu,” jelasnya.

Ke depan, lanjut Adi, tantangan Kota Surabaya semakin berat dan kompleks. Apalagi, pandemi Covid-19 belum berlalu. Sehingga dibutuhkan gotong royong bersama untuk membawa kota ini melewati pandemi dengan baik.

Baca juga: Pertama di Indonesia, Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim: Hub Logistik Penguat Gerbang Baru Nusantara

“Saat ini tren kasus aktif Covid-19 di Surabaya terus turun. Tidak ada lonjakan. Kita harus jaga, terapkan protokol kesehatan secara ketat. Kalau sektor kesehatan kita jaga, pemulihan ekonomi lebih cepat kita lakukan dan semua itu butuh gotong royong,” paparnya.

PDI Perjuangan, lanjut Adi, akan terus memainkan peran strategis mengawal perkembangan Surabaya. Berbagai program dan kebijakan Pemkot Surabaya akan didukung dan terus diberi masukan konstruktif. “Kebijakan-kebijakan seperti Jaminan Kesehatan Semesta, penanganan pandemi Covid-19 yang terintegrasi sampai pengembangan UMKM akan terus kami dukung dan kawal. Karena semuanya terbukti mampu dikerjakan dengan baik dan manfaatnya dirasakan rakyat,” pungkasnya. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru