Ratusan Jukir di Tulungagung Mulai Jalani Vaksinasi Covid-19

klikjatim.com
Salah satu Jukir saat menjalani vaksinasi Covid-19. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Sebanyak 139 Juru Parkir (Jukir) di Kabupaten Tulungagung mulai menjalani vaksinasi Covid-19, Senin (24/5/2021). Pelaksanaan vaksinasi ini berlangsung di Rumah Sakit Islam Orpeha Tulungagung.

[irp]

Baca juga: Dampingi Syeikh Afeefuddin ke Ponpes Genggong, Gubernur Khofifah Motivasi Ribuan Santri Jadi Pemimpin Masa Depan

"(Jukir) mereka yang telah kontrak kita ikut sertakan vaksinasi tahap kedua ini,"ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro.

Dia mengaku sebenarnya sudah mengupayakan agar Jukir ini mendapatkan vaksin sejak awal pelaksanaan vaksinasi tahap kedua sebagai pelayan publik. Namun perubahan kebijakan membuat komunitas lanjut usia (lansia) menjadi prioritas yang terlebih dahulu mendapatkan vaksin. Sedangkan Jukir baru memperoleh vaksin pada penghujung tahap kedua ini.

"Awalnya sejak dulu sudah diusulkan, tapi ada perubahan kebijakan akhirnya baru bisa vaksinasi tahap ini di penghujung tahap kedua," ungkap Galih.

Baca juga: Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Pulau Mandangin Sampang Masih Nihil

Sementara itu Staf Pengawas Perpakiran Dinas Perhubungan Tulungagung, Sumidi mengatakan, mereka yang secara kesehatan belum memenuhi syarat menerima vaksin akan dijadwalkan ulang untuk menerima vaksin.

 "Kita lihat kondisi kesehatannya dulu, kalau kondisinya tidak memungkinkan ya ditunda dulu sampai kondisinya membaik," jelasnya.

Baca juga: Hadiri Pembukaan Piala Gubernur Jatim Open Woodball 2026, Arumi Bachsin Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi Dunia

Sumidi menyebut selama ini pihaknya selalu mengingatkan anggotanya untuk tetap mentaati protokol kesehatan (prokes) selama bertugas. Karena selama ini mereka bertemu langsung dengan pengguna jasa perpakiran di lapangan.

"Setiap apel mingguan pasti kita sampaikan agar anggota terus menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi ini, jangan sampai lengah karena mereka berhubungan dengan pengguna jasa secara langsung," pungkasnya. (nul)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru