Keluar Karantina Covid, Janda Dua Anak Tabrakkan Diri ke KA Penataran Blitar

klikjatim.com
Petugas Inafis Polres Blitar Kota saat mengevakuasi korban bunuh diri di lintasan rel KA, Munggu siang (istimewa)

KLIKJATIM.Com | Blitar - Seorang janda dua anak asal Blitar bunuh diri dengan cara menabrakkan tubuhnya ke kereta api yang sedang melintas, Minggu (16/5/2021). Korban adalah SM (43)  warga Jalan Kelud Kota Blitar meninggal dunia setelah tubuhnya dihantam  KA Penataran tujuan Surabaya.

[irp]

Baca juga: Kawanan Perampok Minimarket Diringkus Polres Blitar Kota

Sejumlah Saksi mata menduga korban sengaja bunuh diri dengan menabrakkan ke KA. Itu diketahui setelah korban jongkok di atas rel, ketika melihat KA tujuan Surabaya itu melintas pada pukul 10.58 WIB. Lokasi kecelakaan tersebut berada di perlintasan Lingkungan Gebang Kidul, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Atau di km 121+3 petak jalan Blitar-Garum.

Menurut Kasubag Humas Polresta Blitar Iptu Achmad Rochan, saksi menjelaskan, dia melihat seorang wanita paruh baya tampak berjalan di atas rel dari arah timur ke

"Keterangan saksi, KA sudah membunyikan klakson berulang kali. Namun korban justru jongkok di atas rel sehingga terjadilah kecelakaan itu," tutur Iptu Achmad.

Baca juga: Sempat Curhat ke Keluarga, Perantau Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Ditambahkan, dari  keterangan keluarga korban, SM  sengaja bunuh diri.  Korban baru selesai menjalani isolasi karena positif COVID-19. Sebelumnya ia pernah dua kali melakukan bunuh diri namun bisa digagalkan.

"Korban bernama SM. Berusia 43 tahun merupakan warga Jalan Kelud, Kota Blitar. Dugaan jika korban sengaja bunuh diri menguat setelah keterangan keluarganya, korban pernah berusaha bunuh diri sampai dua kali. Tapi berhasil digagalkan," kata Iptu Rochan Minggu (16/5/2021).

"Korban divonis positip COVID-19 dan sudah melakukan karantina selama 14 hari. Hari terakhir isolasi tanggal 7 Mei kemarin," imbuhnya.

Baca juga: Tiga Gadis Belia Dijual ke Pria Hidung Belang, Lima Mucikari Diciduk Polres Blitar Kota

Korban diketahui punya dua anak dan sudah lama pisah ranjang dengan suaminya. Kedua anaknya, ikut korban. Sementara, keluarga korban sudah mendatangi kamar mayat RSU Mardi Waluyo dan identik dengan hasil identifikasi. (ris)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru