Dua Kali Olah TKP Ledakan Petasan, Polisi Amankan 4 Kilogram Bubuk Mesiu

klikjatim.com
Petugas saat menunjukkan beberapa barang bukti yang dibawa. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi ledakan petasan Desa Sukorejo Wetan, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung kembali digelar, Selasa (11/5/2021) siang. Setelah 30 menit berlangsung melakukan olah TKP, tim inafis Polres Tulungagung tampak keluar dengan membawa beberapa barang bukti (BB) dari lokasi kejadian.

[irp]

Baca juga: Dampingi Syeikh Afeefuddin ke Ponpes Genggong, Gubernur Khofifah Motivasi Ribuan Santri Jadi Pemimpin Masa Depan

Antara lainnya sumbu, handphone yang diduga milik korban, karbit, besi berbentuk tabung berdiameter 5 centimeter. Kemudian beberapa peralatan pertukangan seperti palu dan golok dari lokasi kejadian. Barang-barang tersebut diduga sangat berkaitan dengan ledakan yang terjadi pada Senin (10/5/2021) malam kemarin.

Kapolsek Rejotangan, AKP Heri Poerwanto mengatakan, olah TKP lanjutan dilakukan karena pada olah TKP pertama sekitar pukul 02.30 WIB kondisi lingkungan masih terlalu gelap. Sehingga perlu dilakukan olah TKP lanjutan.

Baca juga: Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Pulau Mandangin Sampang Masih Nihil

"Karena masih gelap sekali, makanya olah TKP lanjutan perlu dilakukan," ujarnya.

Heri mengakui pada olah TKP pertama, pihaknya mengamankan beberapa barang bukti. Mulai dari pipa besi yang diduga digunakan sebagai alat untuk memadatkan bubuk mesiu, 4 kilogram bubuk mesiu yang belum digunakan, serta 3 petasan yang sudah memiliki sumbu namun belum meledak.

Baca juga: Hadiri Pembukaan Piala Gubernur Jatim Open Woodball 2026, Arumi Bachsin Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi Dunia

"Ada satu kresek bubuk mesiu yang belum meledak, kemudian ada petasan yang belum meledak, dan ada beberaapa benda lainnya," ucapnya.

Kini pihaknya masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap peyebab terjadinya ledakan, yang mengakibatkan 2 warga meninggal dan 7 warga luka-luka tersebut. (nul)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru