Kendaraan Dinas Kades Sudah 12 Tahun, Ketua AKD Gresik: Waktunya Ganti

klikjatim.com
Ketua dan Anggota DPRD Gresik, foto bersama para Kepala Desa setelah audiensi. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Selain menuntut kenaikan Alokasi Dana Desa (ADD), kepala desa (kades) di Kabupaten Gresik juga minta pengadaan kendaraan dinas baru. Sebab kondisi sepeda motor Suzuki Smash, yang sekarang menjadi tumpangan dinas kades dirasa tidak layak lagi.

"Yang sepeda motor smash untuk kepala desa itu (pengadaan) sudah sekitar 12 tahun. Jadi sudah waktunya ganti," ujar Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Gresik, Nurul Yatim, Rabu (20/11/2019).

Baca juga: Dampingi Syeikh Afeefuddin ke Ponpes Genggong, Gubernur Khofifah Motivasi Ribuan Santri Jadi Pemimpin Masa Depan

[irp]

Dibandingkan daerah lain, di Gresik terbilang kurang layak dengan usia kendaraan dinas yang sudah belasan tahun. Karena terkait keperluan operasional di desa.

Baca juga: Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Pulau Mandangin Sampang Masih Nihil

"Memang sudah selayaknya diganti untuk memaksimalkan pelayanan," tegasnya.

[irp]

Baca juga: Hadiri Pembukaan Piala Gubernur Jatim Open Woodball 2026, Arumi Bachsin Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi Dunia

Harapannya, Pemkab Gresik dapat merealisasi semua tuntutan yang disampaikan dalam audiensi bersama DPRD setempat. "Paling tidak (sepeda motor) NMAX lah," jawab Nurul, saat ditanya jenis kendaraan dinas yang diharapkan.

Perlu diketahui, para kepala desa yang tergabung dalam AKD melakukan audiensi dengan DPRD Gresik. Mereka datang membawa tiga tuntutan, di antaranya kenaikan ADD, pengadaan kendaraan dinas baru dan penyelesaian masalah Kali Lamong. (iz/nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru