KLIKJATIM.Com | Surabaya--Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim diminta lebih fokus mengurus bidang kepemudaan. Sebab, urusan olahraga selama ini lebih profesional diurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim dibanding diurus Dispora.
Permintaan itu disampaikan Komisi E DPRD Jatim saat menggelar hearing (rapat dengar pendapat) bersama Dispora, Senin (11/11/2019). Harapannya, Dispora bisa fokus mengurus khusus pembangunan pemuda di Jatim.
Baca juga: Siswa TSM Honda Binaan MPM Sapu Bersih Podium LKS Jatim 2026: Wujud Nyata Sinergi Bagi Negeri
“Dari hasil hearing dengan pihak Dispora dalam pembahasan APBD Jatim 2020, saya lebih berharap Dispora lebih memposisikan mengurus kepemudaan daripada mengurus olahraga. Karena untuk urusan olahraga lebih professional KONI daripada Dispora,” kata anggota Komisi E DPRD Jatim, Ida Bagus Nugroho.
[irp]
[irp]
Baca juga: Kejutan Awal Tahun: Konsumen Trenggalek Raih Honda PCX160 dalam Pengundian Program UKH
Menurut Ida Bagus, jika Dispora masih ingin mengurus soal olahraga, dia meminta agar bersinergi dengan KONI Jatim. Sebab, jika tidak ada sinergi antara dua instansi ini dikhawatirkan anggarannya membengkak khusus urusan olahraga.
”Saya khawatir jika nantinya tak ada sinergi, anggaran pengelolaan olahraga di Jatim terjadi jumbo antara KONI dan Dispora. Ini harus dihindari,” lanjut pria asal Nganjuk ini.
Baca juga: MPM Innovation Day 2026: Perkuat Budaya Inovasi melalui Tema Think Beyond The Frame
Ditambahkan Ida Bagus, dengan fokus menggarap di sektor kepemudaan, Dispora bisa melakukan inovasi kegiatan untuk meningkatkan kualitas pemuda di Jatim.
“Soal anggaran kepemudaan untuk saat ini kami menutup mata dulu. Tapi yang penting bagaimana caranya Dispora meningkatkan kegiatan kepemudaan di Jatim sesuai dengan program gubernur saat ini,” tutupnya. (tri/mkr)
Editor : Redaksi