KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji megupayakan pelajar papua yang ada di Sidoarjo bisa belajar di sekolah negeri di Kota Delta. Hal itu di katakan Sumardji saat memberikan bantuan masker dan sembako kepada mereka di Perumahan Taman Puspa Anggaswangi, Jumat (12/3/2021) pagi.
[irp]Selama ini, para pelajar papua tidak bisa masuk sekolah negeri karena terkendala daya tampung dan Kartu Identitas Penduduk (KTP) dari luar pulau.
Baca juga: Diduga Ada Korban Terjebak dalam Kebakaran Pabrik Sepatu di Waru Sidoarjo
“Kami akan berkoordinasi dengan bupati agar para pelajar asal Papua bisa mengenyam pendidikan di sekolah negeri di Sidoarjo, supaya mereka bisa mendapatkan kualitas pendidikan yang sama,” tutur Sumardji.
COO Bhayangkara Solo FC ini berpesan kepada pelajar Papua, agar selama mengenyam pendidikan di Sidoarjo, dijalani dengan tekun dan penuh semangat.
Sementara itu Yohanes Tio, pemilik Yayasan Hati Hamba Sidoarjo yang menaungi para pelajar Papua di Sidoarjo menerangkan, saat ini ada 18 pelajar asal Papua yang bernaung di yayasannya. Tio menyambut gembira perhatian Kapolresta agar pelajar papua bisa masuk sekolah negeri.
Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes
“Selama ini, pelajar Papua yang datang ke Sidoarjo tidak bisa masuk ke sekolah negeri. Mereka belajar di SMP maupun SMK Wijaya di Pekarungan Sukodono. Apabila nanti mereka telah lulus, kami berharap mereka bisa belajar di sekolah negeri,” harap Tio.
Deli Wonda (18) pelajar asal Nabire berharap setelah lulus SMA, bisa kuliah di universitas negeri. Karena ia merasa, bila harus kuliah di swasta memerlukan biaya yang tinggi.
“Biaya kuliah di universitas swasta tentu lebih mahal. Saya tidak mau memberatkan yayasan,” ujarnya.
Baca juga: Terbaru, Magic Lightening Premium Diamond 1 Glowing Bisa Atasi Masalah Jerawat Wajah
Hal senada dikatakan Yunita Wonda. Nantinya ia sangat ingin belajar di SMP Negeri. “Saya berharap, bapak polisi di sini bisa membantu saya dan teman-teman yang tinggal di yayasan ini untuk belajar di sekolah negeri,” harapnya. (mkr)
Editor : Satria Nugraha