Paling Banyak se Jatim, Status Zona Hijau Tingkat RT Ada di Kabupaten Malang

klikjatim.com
Forkopimda Jatim saat Rakor PPKM Mikro di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Senin (8/2/2021) kemarin. (ist)

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Jawa Timur (Jatim) resmi diperpanjang hingga 22 Maret 2021 mendatang. Ke depan seluruh kabupaten/kota di Jatim ditarget bisa masuk zona hijau Covid-19.

[irp]

Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi

Berdasarkan data zonasi PPKM Mikro per 8 Maret 2021, di Jatim tidak ditemukan RT berstatus zona merah maupun zona oranye Covid-19. Itu terhitung selama penerapan PPKM mikro Jilid II pada 3-8 Maret 2021 kemarin.

Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Provinsi Jatim, dr Makhyan Jibril mengungkapkan, RT dengan zona hijau tertinggi di Jatim ada di Kabupaten Malang. Kendati tak dipungkiri jumlahnya ada penurunan, tapi Kabupaten Malang masih bertahan dengan jumlah RT berstatus zona hijau tertinggi se Jatim.

Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat

"Iya benar, saat ini zona hijau RT berdasarkan kriteria gugus tugas pusat ada di Malang. Per 3 Maret 2021 ada 15.010 RT zona hijau, lalu per 8 Maret 2021 ada 15.008 RT di Kabupaten Malang yang berstatus zona hijau. Turun dua RT," ujar dr Jibril, Rabu (10/3/2021).

Sementara di wilayah Surabaya Raya, hanya Kabupaten Gresik saja yang mengalami penurunan. Pada 3 Maret 2021, zona hijau RT ada sebanyak 6.394. namun per 8 Maret 2021 ada dua RT turun ke zona kuning.

Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri

Sementara itu Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meminta kepada para kepala daerah yang mampu menekan laju penyebaran Covid-19 di daerahnya, untuk memberikan rekomendasi strategis. Dengan harapan strategi itu nantinya bisa diadaptasi oleh daerah lain.

"Kami mohon untuk para wali kota dan bupati bisa menjelaskan upaya strategis yang telah dilakukan, sehingga dapat diadopsi di kota dan kabupaten lain. Ini penting sebagai rekomendasi untuk upaya optimalisasi pelaksanaan PPKM mikro tahap selanjutnya di Jatim," pungkasnya. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru