KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Misteri di balik penemuan sosok mayat Rusdianto (41), asal Surabaya, pada Rabu (23/10/2019) kemarin terbongkar. Ternyata sopir taksi online itu tewas dihabisi dan jasadnya dibuang di Tol Malang-Pandaan KM 72 Dusun Seloan, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.
Setelah itu pelaku bernama Gianto (36), warga Desa Babatan, Wiyung, Kota Surabaya, membawa kabur mobil korban. Polisi pun bergerak cepat mendeteksi keberadaan pelaku.
Baca juga: Polres Pasuruan Bongkar Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg, Dua Tersangka Raup Rp24 Juta per Bulan
[irp]Akhirnya, pelaku dapat diringkus saat berada di rumah kerabatanya di Desa Palem Watu, Kecamatan Menganti, Gresik, pada Kamis (24/10/2019). "Pelaku berhasil diamankan dari rekam jejak digital aplikasi taksi online milik korban," ungkap Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan.
Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa korban dibunuh dengan cara lehernya dijerat menggunakan tali tampar. Kemudian pelaku berinisiatif membuang jasad korban untuk menghilangkan jejak.
Baca juga: Ledakan Pabrik GWS Waru Sidoarjo, 1 Pekerja Tewas 2 Luka Berat
“Setelah itu pelaku kembali lagi ke Surabaya,” imbuhnya.
[irp]Kapolres Pasuruan menegaskan, motif pelaku melakukan pembunuhan karena terlilit utang. Sehingga bermaksud merampas mobil korban, lalu menjualnya kepada orang lain.
Baca juga: Dentuman Keras Mirip Bom Gegerkan Sidoarjo–Surabaya, Ternyata Ini Penyebabnya!
"Pelaku ini memiliki utang, makanya nekat melakukan itu. Memang niat dari awal mau merampas dan menjual mobil dari hasil rampasan tersebut," pungkasnya. (dik/roh)
Editor : Redaksi