Produksi Jagung di Lamongan Alami Kenaikan, Rahasianya Ternyata Ini

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Salah satu petani jagung hibrida di Desa Mojorejo, Kecamatan Modo, Lamongan saat panen raya. (ist)

KLIKJATIM.Com | Lamongan - Perkembangan produksi pertanian di Kabupaten Lamongan menunjukkan tren yang sangat bagus. Selain produksi padi, ternyata jagung di Lamongan juga selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

[irp]

Baca juga: Tembus Pasar Global, Gubernur Khofifah Lepas Ekspor 405 Ton Ikan Kaleng Banyuwangi

Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Lamongan, Sujarwo menerangkan, gagasan Bupati Fadeli dalam pengembangan kawasan budidaya jagung modern akhirnya mampu meningkatkan produksi jagung di daerah setempat. Dari luas lahan yang sekitar 55.957 hektar, produksi jagung Lamongan mencapai bisa mencapai 568.474 ton, dengan provitas 9,75 ton/ha.

"Berdasarkan data Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Lamongan, tahun 2016 sebelum diterapkan pertanian jagung modern provitas jagung sebesar 5,8 ton per hektar, pada tahun 2020 telah mencapai 9,75 ton per hektar rata-rata kabupaten. Sedangkan di kawasan pengembangan 12 kecamatan telah mencapai rata-rata 10 ton per hektar," papar Sujarwo.

Selain itu di tingkat perkembangan adopsi, pertanian jagung modern oleh petani Lamongan di tahun 2017 baru mencapai 56,7 persen. "Pada tahun 2020 perkembangan adopsi pertanian jagung modern Lamongan telah naik pesat menjadi 85,23 persen," lanjutnya.

Baca juga: Lepas Ribuan Pelari MANTRA116 2026, Gubernur Khofifah Optimistis Jawa Timur Jadi Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Sementara itu Bupati Fadeli mengungkapkan, dalam panen raya jagung hibrida di Desa Mojorejo, Kecamatan Modo, masyarakat Lamongan sudah terbiasa dengan pertanian jagung modern. Petani terbiasa memakai bibit dengan varietas yang berkualitas dan berproduktivitas tinggi (jagung hibrida varietas rekomendasi), menggunakan cara tanam jajar legowo, serta memakai pupuk berimbang (anorganik dan organik).

“Alhamdulillah di tengah pandemi dan banjir yang terjadi di Lamongan, sektor pertanian kita tidak begitu terdampak. Cukup menggembirakan karena pertanian jagung di Lamongan sejak 2016 hingga kini perkembangannya luar biasa. Kenaikannya dua kali lipat,” ungkap Bupati Lamongan dua periode ini.

Lebih lanjut, Fadeli berharap, ke depannya tingkat produktivitas pertanian di Lamongan dapat semakin ditingkatkan oleh pemerintahan baru yang akan datang. Sebab Pemkab Lamongan akan mengalami transisi kepemimpinan.

Baca juga: Perkuat Distribusi Energi, Patra Logistik Resmi Kelola Operasional Armada SKID LPG di Jatimbalinus

“Road map yang ada silahkan dilanjutkan, sehingga kualitas dan produktivitas pertanian kita bisa tetap terjaga ke depannya,” pungkasnya.

Perlu diketahui, produksi komoditas pangan di Lamongan selalu mengalami peningkatan. Bukan hanya padi yang menjadi andalan, tapi produksi jagung di Lamongan juga selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. (nul)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru