Baca juga: BMKG Catat 623 Gempa Bumi Guncang Jawa Timur Selama Juli 2026, Didominasi Gempa Dangkal
Ditambahkan Fajar, keberadaan awan cumulo nimbus (Cb) yang luas dan gelap juga bisa menambah kecepatan angin dan tinggi gelombang. "Ketinggian gelombang diperkirakan berdasarkan gelombang signifikan, gelombang maksimum dapat mencapai dua kali ketinggian gelombang signifikan," imbuhnya.
Karena itu, pihaknya mengimbau para nelayan agar memperhatikan risiko keselamatan pelayaran. "Mohon diperhatikan resiko terhadap keselamatan pelayaran perahu nelayan, kapal tongkang, kapal fiber, kapal ferry," ujarnya.
Adapun gelombang setinggi 1.25 hingga 2.5 meter dapat terjadi di perairan Gresik-Surabaya, Selat Madura bagian barat dan timur.
Sedangkan gelombang setinggi 2.5 hingga 4 meter diprediksi bisa terjadi di laut Jawa utara dan selatan Bawean, perairan Tuban-Lamongan, perairan utara Madura, perairan Kep. Sapudi, Kangean, dan perairan selatan Jatim. (bro)
Baca juga: Sepekan, Jatim Dilanda 127 Kali Gempa, Ini Kata BMKG
Baca juga: Cuaca Sumenep Terasa Sejuk, BMKG Sebut Musim Kemarau Sudah Berlangsung
Editor : Redaksi