KLIKJATIM.Com | Surabaya--Polda Jatim membongkar praktis bisnis pupuk subsidi ilegal. Para mafia pupuk ini tersebar di sembilan kabupaten yang ada di Jatim.
Yakni Kabupaten Tuban, Lamongan, Nganjuk, Blitar, Ngawi, Ponorogo, Banyuwangi, Jember dan Sampang. Polisi juga mengamankan barang bukti pupuk 279,45 ton atau 5.589 sak.
"Ada 17 laporan yang ditangani Polda Jatim, jumlah tersangka ada 21 orang," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, Senin (16/5/2022).
Dijelaskan Nico, modus tersangka dalam memainkan pasar pupuk ini sama seperti kasus pada umumnya. Yakni, para tersangka membeli pupuk subsidi dengan harga sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) dengan jumlah besar.
Kemudian, lanjut Nico, tersangka mengganti karung pupuk dengan merek yang telah mereka rencanakan. Ada juga yang tetap menggunakan karung asli dari pabrik pupuk, namun dijual dengan harga lebih mahal.
"Pupuk dijual dengan harga Rp 160.000 hingga Rp 200.000. Padahal HET dari pemerintah itu Rp 115.000," ungkap Nico.
Dijelaskan, para tersangka telah lebih dulu memborong pupuk dengan jumlah banyak. Di saat ketersediaan pupuk menipis, para tersangka baru menjual kepada petani yang membutuhkan dengan harga tinggi.
"Karena lagi butuh pupuk, berapapun harganya pasti dibeli, daripada tanaman petani mati," jelasnya.
Nico menambahkan, pengungkapan kasus ini selain kinerja anak buahnya, juga berkat kerjasama dengan Dinas Pertanian dan Dinas Perdagangan di masing-masing kabupaten. Ke depan Polda Jatim akan terus berkoordonasi untuk mengawasi penyaluran pupuk subsidi ini.
"Termasuk soal rencana definitif kebutuhan kelompok tani (RDKK) akan kami koordinasikan. Karena masalah pupuk ini sudah langsung menjadi arahan kapolri untuk diawasi," tutup Nico.(mkr)
Editor : Redaksi
BNI Pamekasan Sebut Pra-Skrining Bertabrakan dengan Appraisal
Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Pamekasan, Madura, menanggapi status pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). …
Tragedi di Perlintasan KA Kalitidu, Pria Asal Sumatera Selatan Tewas Tertemper KA Gumarang
KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Insiden maut terjadi di jalur perlintasan kereta api Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro pada Kamis (15/1/2026) p…
Uang Rp74 Juta Hampir Melayang, Warga Sampang Bongkar Modus Penipuan Minyak Goreng di Facebook
KLIKJATIM.Com | Sampang – Kewaspadaan warga Desa Gunung Rancak, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, berhasil menggagalkan aksi penipuan transaksi jual beli d…
Bantu Siswa Tentukan Kampus Impian, MGBK Gresik Gelar Edu Fair 2026 yang Diikuti 3.800 Peserta
KLIKJATIM.Com | Gresik – Sebagai bentuk integritas dan kepedulian terhadap masa depan generasi muda, Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Kabupaten G…
Miris! Siswa RA-MI Bahrul Ulum Bojonegoro Belajar di Atas Lantai Tanah, Pemdes Berharap Bantuan Pemkab
KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Potret buram dunia pendidikan masih terlihat di pelosok Kabupaten Bojonegoro. Puluhan siswa di RA–MI Bahrul Ulum Deling, Dusun Dib…
Waspada! Kasus DBD di Sampang Tembus 494 Kasus, Wilayah Kota Jadi Penyumbang Terbanyak
KLIKJATIM.Com | Sampang – Ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sampang perlu menjadi perhatian serius. Dinas Kesehatan dan Keluarga B…