klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Perkara Merger Sekolah Belum Tuntas, Beberapa Siswa SDN III Sumberrejo Bojonegoro Belajar di Luar Kelas

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Beberapa siswa SDN III Sumberrejo Bojonegoro tampak belajar di luar kelas (Afif/Klikjatim.com)
Beberapa siswa SDN III Sumberrejo Bojonegoro tampak belajar di luar kelas (Afif/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Sekitar 30 siswa Sekolah Dasar Negeri atau SDN III Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro tampak belajar di lorong luar kelas tanpa seorang guru.

Padahal mereka seharusnya mengikuti pembelajaran pada tahun ajaran baru 2023/2024 ini, mereka justru terlantar dan hanya belajar bersama teman-temannya.

Tanpa pengawasan seorang guru, para wali murid tetap semangat mengantarkan para anaknya untuk tetap belajar di sekolah yang akan dimerger dengan SDN Sumberrejo II itu.

Sejak pagi sekitar pukul 07.00 WIB kegiatan belajar mengajar diawali dengan bermain dan menggambar. Kemudian kegiatan dilanjut dengan belajar menulis yang hanya didampingi oleh Ketua Paguyuban Wali Murid SDN Sumberrejo III.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, semua guru telah berpindah tugas di SDN Sumberrejo II. Pasalnya, sekolah tersebut telah dimerger.

Namun proses merger tersebut mendapat penolakan dari sebagian besar wali murid, dengan alasan jarak yang cukup jauh, karena sebagian besar mereka berangkat sekolah dengan jalan kaki.

Sedangkan, jarak SDN Sumberrejo II dan SDN Sumberrejo III kurang lebih 1 kilometer. Selain itu, diduga tanah yang ditempati SDN Sumberrejo II saat ini menjadi sengketa. Oleh sebab itu, para wali murid masih mempertahankan buah hatinya untuk tetap bersekolah di SDN Sumberrejo III.

Baca juga: SDN 2 dan 3 Sumberrejo Bojonegoro Akan Dimerger, Sekolahnya Dimana?
Ketua Paguyuban Wali Murid SDN Sumberrejo III, Yulin Arysandi mengungkapkan, merasa miris melihat pemandangan ini, seharusnya sebelum ada keputusan yang final dari kajian ulang Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro guru dan kepala sekolah harus tetap mendampingi peserta didiknya.

“Saya merasa miris melihatnya, anak-anak yang ingin belajar justru terlantar,” ungkap Yulin Selasa (18/7/2023).

Yulin berharap, perkara ini semoga cepat menjumpai titik temu. Sehingga selama dua hari ini pihaknya yang mendampingi proses pembelajaran murid, hingga nanti perkara ini bisa selesai.

Sementara itu, beberapa pegawai Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro, yang mendatangi SDN Sumberrejo III enggan berkomentar saat dihampiri dan dilontarkan beberapa pertanyaan oleh sejumlah wartawan.

“Besok saja ya,” ungkap salah satu pegawai Disdik Bojonegoro yang diketahui bernama Nanang itu.

Sebelumnya, perkara merger tersebut telah dipermasalahkan, bahkan para wali murid telah mendatangi kantor Disdik Kabupaten Bojonegoro dan DPRD Kabupaten Bojonegoro. Namun, hingga kini belum menemui titik terang atas permasalahan tersebut. (qom)

Editor :