KLIKJATIM.Com I Lamongan - Anggota TNI diingatkan untuk menjauhi sejumlah larangan. Diantaranya, melakukan perbuatan asusila, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), terjerat narkoba dan Desersi. Hal ini disampaikan dalam penyuluhan hukum TW III kepada anggota Kodim 0812 Lamongan, di Aula Kadetsuwoko Kodim 0812 Lamongan,
[irp]
Kumdam V Brawijaya Mayor Chk Hariono, SH menegaskan tentang perlunya dipahami semua pelanggaran pasti ada sanksi. Beberapa pelanggaran hukum yang sering terjadi di masyarakat yang berpengaruh terhadap anggota TNI antara lain penyalahgunaan ITE, kekerasan dalam rumah tangga dan narkoba, merupakan faktor yang dapat menyebabkan seseorang terjerumus dalam pelanggaran hukum,
“Untuk itu setiap personel diharapkan selalu mawas diri agar terhindar dari pelanggaran yang dapat menjatuhkan nama baik diri sendiri, keluarga, maupun satuan," tutur Hariono, Selasa (20/08)
[irp]
Pihaknya menghimbau kepada dalam kehidupan sehari hari apabila anggota Kodim 0812 Lamongan yang telah bercerai harus menengok dan memberi nafkah kepada anaknya agar terhindar dari jerat hukum tentang penelantaran anak. "Dalam kehidupan rumah tangga jangan melakukan KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) baik kepada Anak maupun Istri atau suami," terangnya.
[irp]
Selain itu, Hariono menegaskan setiap Prajurit TNI dilarang melibatkan diri dalam kegiatan politik. Juga dilarang mempengaruhi serta mengarahkan dalam satu calon dan hindari segala bentuk pelanggaran hukum.
Dalam kesempatan ini Kasdim 0812 Lamongan Mayor Arh G.N Putu Ardana S.s menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Kumdam V Brawijaya yang telah memberikan materi penyuluhan hukum bagi anggota Kodim 0812 Lamongan sekaligus mengucapkan permohonan maaf karena Dandim tidak bisa hadir dalam kegiatan berlangsung.
"Selamat datang kami ucapkan kepada Kumdam V Brawijaya di Makodim 0812 Lamongan, Saya selaku Kepala Staf Kodim 0812 Lamongan yang mewakili Dandim menyampaikan permintaan maaf di karnakan Dandim 0812 Lamongan tidak bisa hadir dalam kegiatan ini, Dandim Juga berpesan agar anggota bisa memahami dan menyimak penyampaian Kumdam V Brawijaya," kata Putu Ardana.(bis/rtn)
Editor : Wahyudi