klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Gresik Dinobatkan Sebagai Kabupaten Open Defecation Free

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto atas prestasi Kabupaten Gresik sebagai kota/kabupaten Open Defecation Free. (ist)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto atas prestasi Kabupaten Gresik sebagai kota/kabupaten Open Defecation Free. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Kabupaten Gresik bertebar prestasi. Kali ini Gresik dinobatkan sebagai Kabupaten yang sadar masyarakatnya buang air besar (BAB).

[irp]

Prestasi itu langsung diberikan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang langsung diteriman oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto sebagai Kabupaten Open Defecation Free (ODF) / buang air besar sembarangan (BABS) terbaik se Jawa Timur.

[caption id="attachment_36398" align="aligncenter" width="776"] Piagam penghargaan yang diterima Bupati Sambari dari Gubernur Khofifah.[/caption]

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, drg. Saifudin Ghozali menjelaskan, ada empat nominasi Kabupaten yang juara, dan Gresik yang terbaik.

"Kita bersyukur dengan prestasi ini," ucapnya.

[caption id="attachment_36389" align="aligncenter" width="776"] Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik, drg. Saifudin Ghozali (paling kiri) hadir dalam agenda penyerahan penghargaan atas penobatan Gresik sebagai kabupaten yang masyarakatnya sadar tidak buang air besar sembarangan. (ist)[/caption]

Pihaknya pun mengucapkan terimah kasih kepada semua yang terkait, sehingga bisa tercapainya prestasi membanggakan ini.

"Mulai dari lintas sektor Desa, Kelurahan, Kecamatan, lintas OPD, PKK, terimakasih atas kerjasamanya dengan Dinas Kesehatan serta masyarakat Gresik yang sadar buang air besar tidak sembarangan dengan jamban sehat," paparnya.

Prestasi itu lanjut Ghozali, bisa diraih dengan masyarakat yang sudah sadar buang air besar tidak sembarangan dan jamban sehat. (*)

Editor :