KLIKJATIM.Com | Probolinggo - Pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) baru sedang berlangsung di Kota Probolinggo. Rencananya, keberadaan fasilitas kesehatan ini nanti akan dijadikan sebagai rumah sakit rujukan untuk wilayah timur Jawa Timur atau tapal kuda.
[irp]
Karena secara geografis, lokasi rumah sakit ini juga sangat mudah diakses dari berbagai wilayah. "Harapannya, RS ini nantinya mengcover daerah sekitar Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Jember dan sebagainya," ungkap Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Arifin, Senin (28/9/2020).
Bahkan RS ini nanti juga akan diarahkan menjadi RS Tipe B pendidikan, agar bisa berkerja sama dengan lembaga pendidikan. Sehingga alat-alatnya pun lebih lengkap dan representatif.
"Pengembangan RS ini juga masuk ke dalam Perpres nomor 80 tahun 2019, guna mendukung percepatan pembangunan ekonomi di Kawasan Bromo-Tengger-Semeru," paparnya.
Adapun rencana pembangunannya akan dilakukan dalam beberapa tahap. Mulai tahun 2020 ini fokus pada instalasi rawat inap satu lantai. Harapannya pekerjaan proyek rumah sakit tersebut bisa selesai tahun 2023 mendatang.
Sementara itu, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kualitas layanan kesehatan di Probolinggo memang harus terus ditingkatkan. Mulai dari Sumber Daya Manusianya (SDM), alat kesehatan (alkes), maupun infrastrukturnya.
Jika tiga layanan itu terealisasi, maka tujuan akhirnya adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. "Kemudian juga menaikkan indeks pembangunan manusia (IPM) yang di dalamnya mencakup kesehatan, pendidikan dan income percapita," ujar Khofifah saat mengikuti rangkaian kegiatan peletakan batu pertama pembangunan gedung RSUD baru dan gedung Polsek Kanigaran di Kota Probolinggo kemarin. (nul)
Editor : Redaksi