klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pramuka Diminta Pilih Pangan Lokal Ketimbang Impor

avatar Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Apel besar hari pramuka ke 58 tahun 2019 yang digelar di Alun-alun Lamongan. (Achmad Bisri/klikjatim.com)
Apel besar hari pramuka ke 58 tahun 2019 yang digelar di Alun-alun Lamongan. (Achmad Bisri/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com I Lamongan - Peringatan Hari Pramuka ke 58 ditandai dengan apel besar di Alun-alun Lamongan, Rabu (14/8/2019). Pada kesempaten tersebut Bupati Lamongan, Fadeli selaku pembina apel mengimbau kepada seluruh anggota pramuka untuk selalu memupuk kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bentuk kecintaan itu bisa diwujudkan dalam banyak aspek kehidupan. Seperti keberpihakan kepada petani. Bisa dilakukan dengan terus bertekad tidak mengonsumsi produk pertanian dan pangan impor dan beralih kepada produk lokal.

[irp]

“Ini merupakan wujud kecintaan segenap anggota pramuka kepada NKRI dan para petani Indonesia,” kata Fadeli, saat membacakan sambutan Ketua Kwarnas Pramuka, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso.

Globalisasi bisa memudahkan pemenuhan berbagai kebutuhan dasar manusia, termasuk kebutuhan pangan. Namun di sisi lain globalisasi bisa pula mengancam keberlangsungan nasib petani. Dia melihat ketergantungan yang tinggi pada impor menyebabkan ketahanan nasional bangsa Indonesia sangat bergantung kepada negara lain.

[irp]

Mengakhiri sambutannya, dia mengajak semua pihak untuk memiliki kesamaan cara pandang dan bahasa dalam menyikapi berbagai permasalahan. Khususnya hal-hal yang mencakup keutuhan NKRI, menjadi bagian penting yang seharusnya selalu diperhatikan.

Dalam kesempatan kali ini, Fadeli menutup acara dengan menyerahkan tujuh penghargaan Pancawarsa. Di antaranya kategori Pancawarsa VI untuk Kepala Dispora M Muhadjir, Kepsek SMKN 1 Lamongan Bambang Didik, Camat Brondong Sariono dan Utomo. Sedangkan Pancawarsa V diberikan kepada Yayuk Setia Rahayu dan Sri Utami. (bis/rtn)

Editor :