klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Risma Dipukul Maling Hingga Klenger dan Dirawat di RSUD Ibnu Sina

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kondisi Risma saat menjalani perawatan akibat luka yang diderita karena pukulan linggis yang dilakukan pelaku
Kondisi Risma saat menjalani perawatan akibat luka yang diderita karena pukulan linggis yang dilakukan pelaku

KLIKJATIM.Com | Gresik - Aksi pencurian di Perum Bumi Cermai Apsari blok.HH no.12 A Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Gresik mengakibatkan Risma (18) harus dirawat di RSUD Ibnu Sina Gresik.  Korban yang berdomisili di Kecamatan Cerme, ini menjadi korban penganiayaan yang dilakukan pelaku Sabtu (12/9/2020) dinihari.

[irp]

Korban yang baru sepekan bekerja sebagai rumah tangga di rumah milik Teguh Heru mengalami luka serius di leher, bahu dan tangannya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Risma sehari-hari tidur di kamar yang berada di lantai dua rumah majikannya di Perum Bumi Cermai Apsari blok.HH no.12 A Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme.

Saat kejadian, korban ia mendengar suara jendela kamarnya terbuka pukul 03.00 WIB. Korban kemudian mencari asal suara dan memergoki dua perampok sedang mencongkel jendela kamarnya. Melihat ada tamu tak diundang, korban berteriak sekencangnya. Teriakan itu membuat pelaku terkejut dan membekap Risma. Sementara satu pelaku lainnya memukul korban menggunakan linggis.

Teriakan itu terdengar pemilik rumah dan berlari ke lantai 2. Di kamar Risma, Teguh mendapati pembantunya tergolek lemas bersimbah darah sambil memegang leher. "Yang tertinggal hanya linggis menancap di kasur dan sebungkus rokok saja. Tidak ada barang yang hilang," ujar Riyanto warga sekitar, Selasa (15/9/2020).

Dikatakan, kondisi Risma mulai membaik. Saat ini korban sedang menjalani perawatan di RSUD Ibnu Sina untuk mengobati luka di bahu dan jari. Setelah itu korban langsung melaporkan ke Polsek Cerme. Petugas juga telah mendatangi lokasi kejadian, memeriksa sejumlah saksi.

Kapolsek Cerme, AKP Nur Amin membenarkan jika pihaknya telah menerima laporan tersebut. Hanya saja hingga saat ini masih bisa belum memberikan keterangan kasus pencurian dengan kekerasan ini. "Masih dalam penyelidikan," pungkasnya. (hen)

Editor :