klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

BNNK Sidoarjo Deklarasi Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Birokrasi Melayani

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kepala BNNK Sidoarjo AKBP Toni Subianto, Plh. Bupati Sidoarjo H Ahmad Zaini, dan Forkopimda Sidoarjo saat mengikuti deklarasi dan pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM),
Kepala BNNK Sidoarjo AKBP Toni Subianto, Plh. Bupati Sidoarjo H Ahmad Zaini, dan Forkopimda Sidoarjo saat mengikuti deklarasi dan pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM),

KILKJATIM.Com | Sidoarjo- Badan Nasional Narkotika (BNN) Kabupaten Sidoarjo menggelar deklarasi dan pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Selasa (8/9/2020) di Hotel Luminor Sidoarjo. Kegiatan juga diisi dengan penandatanganan piagam deklarasi zona integritas di lingkungan wilayah Kabupaten Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo.

[irp]

Kepala BNNK Sidoarjo AKBP Toni Subianto mengungkap rasa syukurnya acara deklarasi pencanangan zona integritas atau menuju WBK dan WBBM dapat terwujud . Sebab, ini merupakan bukti bahwa BNNK Sidoarjo sebagai lembaga yang mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK serta melaksanakan reformasi birokrasi yang akuntabel dan profesional penerapan zona integritas, hal ini merupakan salah satu pondasi yang tepat untuk dapat meningkatkan wibawa Citra BNN Kabupaten Sidoarjo

"Melalui kegiatan kami berharap adanya keberhasilan pelaksanaan birokrasi BNN Kabupaten Sidoarjo. Serta konsisten yang akan mampu menghadirkan insan aparatur BNN Kabupaten Sidoarjo yang handal dan profesional dalam melaksanakan tugas di wilayah Pemerintah Kabupaten Sidoarjo," kata Toni Subianto.

Dijelaskan, kegiatan akan dilakukan dalam memenuhi indikator utama pencegahan korupsi. Ini seiring dengan program percepatan reformasi birokrasi terus diupayakan. Di antaranya dengan penandatanganan dokumen pakta integritas, penyampaian laporan harta kekayaan pejabat negara, akutanbilitas kinerja, laporan keuangan dan program pengendalian gratifikasi. Selain itu, BNNK Sidoarjo akan terus berupaya memenuhi 6 unsur indikator penunjang yaitu promosi jabatan secara terbuka, rekrutmen secara terbuka, mekanisme pengaduan masyarakat, pengukuran kinerja individu dan reformasi publi di mana itu semua menjadi output dari birokrasi yang efektif efisien bersih dan bersifat melayani.

"Dengan pencanangan birokrasi ini saya mengharapkan menjadi momentum penyemangat khususnya bagi satuan kerja kami untuk melaksanakan semua ketentuan dan aturan pemberantasan KKN reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang tentunya dengan pengawasan yang konsisten dan objektif," kata Kepala BNNK Sidoarjo.

Plh. Bupati Sidoarjo H Ahmad Zaini, berharap niat baik ini betul-betul berhasil dengan baik. Sebab, program seperti ini tidak mudah karena butuh komitmen dari seluruh organisasi yang ada dan seluruh lini mulai dari yang terbawa sampai ke atas. Juga perlu adanya bimbingan serta harus selalu diperjuangkan.

"Bukan hanya nilai yang diharapkan tapi ini merupakan niat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan lebih. Sehingga tertanam dan meningkatkan budaya kerja bukan hanya mengejar predikat namun sebuah integritas yang tertanam tertanam betul sehingga hal ini bisa menjadi budaya kerja," ujar Olh Bupati Sidoarjo. (hen)

Editor :