KLIKJATIM.Com | Jakarta - Angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang terjadi di Jawa Timur menempati urutan teratas di seluruh Indonesia sejak Januari 2020. Pada saat yang sama Korps Lalu Lintas Kepolisian RI (Korlantas Polri) mencatat laka lantas secara nasional justru turun hingga 10,26 persen.
[irp]
Brigjen Pol Awi Setioyono, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri menjelaskan, jumlah kecelakaan tertinggi di Jawa Timur selama 31 minggu sejak awal tahun mencapai 277 kejadian. Dari kejadian kecelakaan itu, korban meninggal dunia ada 42 orang, luka berat 14 orang, luka ringan 359 orang, dan kerugian materiil sebesar Rp317.450.000.
Dikatakan, untuk nasional, pada minggu ke-31 memang mengalami penurunan sebesar 10,06 persen bila dibandingkan dengan minggu ke-30. “Apabila dibandingkan angka lakalantas periode minggu ke-30 dengan minggu ke-31 terjadi penurunan 109 kejadian atau 10,06 persen,” ujar Brigjen Pol Awi Setiyono seperti dikutip Antara.
Dijelaskan, jumlah kecelakaan lalu lintas periode minggu ke-30 sebanyak 1.083 kejadian, dengan jumlah korban meninggal dunia 200 orang, luka berat 135 orang, luka ringan 1.309 orang dan kerugian materiil sebesar Rp1.958.801.700.
Sementara pada minggu ke-31, jumlah kecelakaan sebanyak 974 kejadian, dengan korban meninggal dunia 189 orang, luka berat 142 orang, luka ringan sebanyak 1170 orang, dan kerugian materiil sebesar Rp1.675.500.000.
[irp]
Ditambahkan, selain Jawa Timur kecelakaan lalin tertinggi kedua ditempati Polda Jawa Tengah. Jumlah lakalantas sebanyak 267 kejadian, korban meninggal dunia sebanyak 22 orang, luka berat sembilan orang, luka ringan 365 orang, dan kerugian materiil sebesar Rp205.200.000.
Polda Sumatera Utara menempati urutan ketiga dengan jumlah lakalantas sebanyak 44 kejadian, korban meninggal dunia 10 orang, luka berat 25 orang luka ringan 46 orang, dan kerugian material sebesar Rp132.850.000.
Urutan keempat ditempati Polda Sulawesi Selatan dengan angka kecelakaan sebanyak 40 kejadian, korban meninggal dunia dua orang, luka berat tiga orang, luka ringan sebanyak 43 orang, dan kerugian materiil sbesar Rp46.550.000.
Sementara Polda Jawa Barat di tempat kelima dengan angka lakalantas sebanyak 39 kejadian, korban meninggal dunia 19 orang, luka berat 17 orang, luka ringan 21 orang, dan kerugian materi sebesar Rp48.700.000. (hen)
Editor : Wahyudi