KLIKJATIM.Com | Gresik- Upaya percepatan penanganan pasien covid-19 di Kabupaten Gresik diapresiasi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Stadion Gelora Joko Samudro (GEJOS) di Jalan Veteran Gresik dinilai gubernur mampu mengurangi beban rumah sakit rujukan.
Minggu (19/7/2020) meninjau langsung Stadion GEJOS bersama Kapolda Jatim Irjen M Fadil Imran, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah dengan didampingi Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. Dalam kunjungan itu, Bupati Sambari menjelaskan secara detail pemanfaatan GEJOS sebagai pondok rehabilitasi pasien covid-19 kepada Forkopimda Jatim.
Sambari mengatakan, Stadion GEJOS memiliki daya tampung 140 pasien. Rinciannya, 80 bed disediakan sebagai kawasan zona merah. Kemudian 40 bed dijadikan zona kuning dan 20 bed untuk zona hijau.
"Zona merah dan kuning untuk pasien yang memiliki gejala pengawasan dan baru masuk melakukan rehabilitasi. Sementara zona hijau untuk pasien digunakan untuk pasien dengan tingkat kesembuhan tinggi dan segera pulang," terang Sambari dihadapan Forkopimda Jatim.
[caption id="attachment_27163" align="aligncenter" width="618"]
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat menemani Gubernur Jatim bersama Kapolda dan Pangdam V Brawijaya meninjau Stadion GEJOS Gresik. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)[/caption]
Bupati Sambari mengatakan, Pemkab Gresik siap memberikan pelayanan terbaik bagi warga Gresik dalam upaya percepatan penanganan covid-19 ini. Selanjutnya, lanjut Sambari, Pemkab Gresik siap bersinergi dengan Pemprov Jatim maupun Pemerintah Pusat untuk mempercepat penanganan covid-19.
"Petunjuk dari Gubernur, Pangdam, Kapolda akan kami tindak lanjuti," tegas bupati dua periode ini.
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sangat mengapresiasi pondok observasi dan isolasi pasien covid-19 ini, dengan sudah layak dan dilengkapi fasilitas serta alat dan tim medis.
[caption id="attachment_27166" align="aligncenter" width="614"]
Gubernur Khofifah bersama Bupati Sambari saat bertemu tim medis yang bertugas di Stadion GEJOS Gresik. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)[/caption]
"Juga nantinya ada tempat rehabilitasi, bikin teh, dan tempat Olahraga," kata Gubernur Jatim.
Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran mengatakan, setelah melihat lokasi stadion disulap menjadi pondok isolasi dan observasi pasien covid-19 ini, pihaknya optimis bisa menurunkan angka peningkatan penyebaran covid-19 di Jatim khusunya Gresik.
"Mata rantai kita putus dengan kesembuhan yang meningkat. Kita optimis kesembuhan, Jatim sendiri sudah berada di tingkat tertinggi di Indonesia. Salah satunya dengan ritmen rumah observasi," katanya. (*/mkr)
Editor : Redaksi
16 Dapur MBG di Sumenep Dihentikan Sementara, Terkendala Fasilitas IPAL
KLIKJATIM.Com | Sumenep - Sebanyak 16 unit dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sumenep untuk s…
Motor Pengantar Pesanan Terbakar di GKB Gresik, Damkar Pastikan Situasi Aman
KLIKJATIM.Com | Gresik – Sebuah sepeda motor Yamaha Mio milik seorang pengantar pesanan mengalami kebakaran di kawasan Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), t…
Petani Garam Sumenep Masih Terjepit Impor, Selisih Harga Jadi Kendala Utama
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Keberadaan garam impor masih menjadi tantangan serius bagi petani garam rakyat di Kabupaten Sumenep, Madura. Harga garam impor yang j…
BPK Jatim Ingatkan Kepala Daerah Waspadai Fraud Meski Raih WTP, OTT Jadi Alarm Perbaikan Tata Kelola
KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Jawa Timur (BPK Jatim) mengingatkan seluruh pemerintah daerah untuk tidak berpuas diri meski b…
Pemkab Bojonegoro Kaget Temukan Anomali DTSEN
KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali melakukan ground checking atau verifikasi lapangan terhadap Data Tunggal Sosial E…
Jemaah Haji Asal Sapudi Sumenep Wafat di Tanah Suci
jemaah haji asal Kabupaten Sumenep, Madura. Salah satu jemaah yang tergabung dalam Kloter 79, Haji Abdul Aziz, warga Desa Prambanan, Kecamatan Gayam…