KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pistol anggota Unit Jatanras Polrestabes Surabaya mengantarkan dua bandit pelaku pencurian rumah di Jl Musi 6, Tegalsari Surabaya ke alam baka, Minggu (12/7/2020). Kedua pelaku nahas, Budi Prakoso (53) warga Jl Sabeni, Kebun Melati, Jakarta Pusat dan Antoni (59) Perum Regency Melati Mas Pondok Jagung Serpong, Tangerang Banten ditembak mati karena berusaha melawan petugas.
[irp]
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kedua pelaku bersama tiga orang temannya sebelumnya hendak menggarong rumah milik Nanik Linggawati (50) di Jl Musi 6, Tegalsari Surabaya. Kompolotan pelaku berjumlah lima orang ini mendatangi rumah korban dengan menggunakan mobil minibus warna putih dan sepeda motor.
Menurut korban kepada polisi,, pelaku masuk dengan mencongkel pintu dan mengacak-acak dua kamar dan membawa 1 unit Ponsel. “Jadi kita pulang pas buka pintu gerbang itu kaget karena lihat pintu rumah terbuka. Selanjutnya kita turun dan cek dalam rumah dua kamar terbuka pintunya. Seluruh barang, baju dan perabotan kamar berantakan. Yang hilang cuman ponsel saja,” tandasnya.
[irp]
Usai mendapat laporan dari korban, polisi kemudian bergerak melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan, diketahui pelaku adalah komplotan spesialis pencurian rumah mewah yang tidak dihuni. Komplotan ini dipimpin Budi Prakoso, asal Jakarta. Polisi lantas memburu komplotan ini dan menemukannya di salahsatu kawasan di Surabaya Barat.
"Mereka kami sergap di sebuah rumah. Saat penyergapan itu, dua pelaku berusaha kabur hingga terpaksa diberi tembakan terukur. Sementara tiga lainya menyerah tanpa perlawanan," kata sumber di Polrestabes Surabaya.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran belum bisa dimintai keterangan saat dikonfirmasi melalui ponselnya. Sementara itu Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya, Iptu Agung Kurnia Putra menjawab singkat dan membenarkan. "Iya benar, nanti akan kami rilis," singkatnya.
Kanit Reskrim Polsek Tegalsari mengungkapkan, pihaknya memang menyelidiki pombobolan rumah di Jl Musi. Namun soal penangkapan pelaku dan tembak mati, dia tidak tahu. “Kita tidak tahu kalau (tembak mati pelaku.red) dari Polsek Tegalsari tidak ada. Kita lakukan pengecekan TKP dan cari barang bukti yang ditinggalkan pelaku dulu,” jelas Iptu Made kanit Polsek Tegalsari. (hen)
Editor : Redaksi