KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengambil putusan terhadap warganya yaitu pelayanan Rapid test secara gratis. Pelayanan ini di berlakukan khusus warganya yang ber KTP asli.
[irp]
"Bagi mereka yang ingin kembali bekerja ke luar daerah, mahasiswa yang akan kembali kuliah, siswa/santri yang akan kembali sekolah/pondok pesantren gratis untuk Rapid test," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bojonegoro, Masirin. Kamis (9/7/2020).
Ia mengatakan, program ini sebagai bentuk respon reaktif Pemkab Bojonegoro dalam meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah Pandemi Covid- 19. Kali ini yang menjadi sasaran program ini adalah warga Bojonegoro yang ditunjukan dengan KTP Bojonegoro.
[irp]
Menurutnya, setelah layanan gratis untuk warga Bojonegoro yang mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), kini saatnya warga Bojonegoro lainnya akan menerima fasilitas yang sama. Akan tetapi Rapid test ini hanya untuk warga yang akan kembali bekerja ke luar daerah, mahasiswa yang akan kembali kuliah, siswa/santri yang akan kembali sekolah/pondok pesantren.
Masirin yang juga Kabag Humas Pemkab Bojonegoro menambahkan, untuk pelayanan rapid test gratis tersebut dilaksanakan di Laboratorium Kesehatan Daerah di Jl. A. Yani dan pelayanannya setiap hari Senin sampai dengan Jum'at pukul 08.00 - 14.00 Wib.
"Syaratnya hanya membawa KTP (bagi yg sudah wajib KTP), serta Kartu Karyawan Perusahaan/Kartu Mahasiswa/Kartu Pelajar/Kartu Santri atau surat himbauan dari lembaga pendidikan/lembaga lainnya yang mensaratkan rapid test," pungkasnya.
Perlu diketahui update sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro Per-Tanggal 8 Juli 2020 Jam 18.00 Wib status positif terkonfirmasi kumulatif sebanyak 156 orang, meliputi yang dirawat 86 orang, sembuh 53 orang dan meninggal dunia 17 orang.
Untuk status PDP kumulatif sebanyak 34 orang, dalam pengawasan 4 orang, selesai dalam pengawasan 19 orang dan meninggal dunia 11 orang.
Sedangkan, status ODP secara kumulatif sebanyak 300 orang, meliputi dipantau 28 orang, selesai pemantauan 268 orang dan meninggal dunia 4 orang serta status ODR sebanyak 43.014 orang dan OTG sebanyak 357 orang. (bro)
Editor : M Nur Afifullah
Pameran Turots di Muktamar ke-35 NU, Khofifah: Warisan Ulama Nusantara Harus Jadi Referensi Dunia
KLIKJATIM.Com | Jombang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Rais Aam Syuriah PBNU KH Afifuddin Muhajir dan Menteri Pemberdayaan P…
3.000 Mushaf Al-Qur’an hingga Atraksi Drone, Ini yang Bikin Muktamar ke-35 NU Istimewa
KLIKJATIM.Com | Jombang — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, membawa sejumlah konsep yang disebut b…
Kemenaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif Disabilitas di Kawasan ASEAN
KLIKJATIM.Com | Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…
KH Yahya Dorong NU Perkuat Sinergi dengan Pemerintah
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Nahdlatul Ulama dan pemerintah.…
Delapan Paskibraka Asal Bawean Belum Bisa Pulang, DPRD Gresik Pastikan Kebutuhan Mereka Terpenuhi
KLIKJATIM.Com | Gresik — Gelombang tinggi dan angin kencang di Laut Jawa membuat delapan pelajar asal Pulau Bawean yang telah selesai menjalankan tugas sebagai …
Hadiri Muktamar NU ke-35, Prabowo Ungkap Cara Jadi Bangsa Terhormat Harus Adil dan Makmur
Prabowo saat menghadiri pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang,…