KLIKJATIM.Com | Mojokerto--Polres Mojokerto membagikan 1 ton beras kepada warga terdampak covid-19 di Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jumat (03/07/2020) sore. Pembagian kepada warga ini diharapkan mampu meringankan beban perekonomian masyarakat sejak ditetapkannya pandemi covid-19 sebagai darurat nasional.
Dipimpin langsung oleh Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander, pembagian tersebut dilakukan melalui mobil ‘Senyum Gotong-Royong’, sebuah kendaraan milik kepolisian yang dimodifikasi sebagai pengangkut beras. Mobil ini diawaki oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang berkeliling di perkampungan.
[irp]
Kali ini ada 1 ton beras yang dibagikan kepada warga terdampak covid-19. “Ada dua mobil yang berisikan 1 ton beras. Dan semuanya kami bagikan kepada 94 kepala keluarga terdampak covid-19 di Desa Jembul ini,” kata Dony kepada wartawan di sela-selai pembagian beras.
Mantan Kapolresta Malang ini menambahkan, pembagian beras ini dilakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat sejak pandemic covid-19. Selain itu juga dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke-74. “Kegiatan ini juga masih dalam rangka hari Bhayangkara ke-74. Semoga bisa meringkankan beban,” imbuhnya.
Warga sendiri menyambut bahagia adanya pembagian beras seara gratis tersebut. Sebab warga sendiri saat ini mengaku sangat kesulitan ekonomi. Sejak pandemi ini, banyak warga kehilangan pekerjaan. Sementara itu, para kepala keluarga yang bekerja serabutan, kini menganggur dan beralih profesi sebagai pencari kayu bakar di hutan.
Habibah (42) misalnya. Ibu rumah tangga ini mengaku senang mendapatkan beras. Sebab bantuan sosial tunia (BST) yang didapatkannya dari pemerintah desa sejak dua bulan terakhir sebesar Rp 600 ribu, dirasa masih sangat kurang untuk kebutuhan setiap bulannya.
[irp]
“Masih sangat kurang untuk mencukupi kebutuhan. Ini saja saya harus berjualan kayu bakar yang didapat suami dari hutan. Ini untuk tambahan kebutuhan hidup. Makanya saya bahagia mendapat bantuan beras dari bapak polisi ini,” ujar wanita berjilbab ungu ini.
Desa Jembul sendiri merupakan desa paling terpencil di Kabupaten Mojokerto. Desa ini berbatasan langsung dengan wilayah Wonosalam Jombang, dan Ngantang, Kabupaten Malang. Tak sedinit warga yang terdampak covid-19. Terutama perekonomian untuk kehidupan sehari-hari. (mkr)
Editor : Tsabit Mantovani
Usai Isi BBM, Mobil MBG ‘Nyelonong’ Masuk Permukiman
mobil operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Donomulyo, Kabupaten Malang, tampaknya terlalu semangat berbagi…
Sinergi Membangun Daerah: DPRD Lamongan Sampaikan Rekomendasi Strategis Atas LKPJ Bupati 2025
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamongan secara resmi menyampaikan rekomendasi…
Perpanjangan STNK Kini Tak Wajib KTP Pemilik Lama, Samsat Sampang Ingatkan Balik Nama 2027
KLIKJATIM.Com | Sampang – Korlantas Polri mengeluarkan kebijakan nasional yang memperbolehkan perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tahunan tanpa h…
Diduga Korsleting, Warung Bebek Shanghai Jember Hangus Dilalap Api
Kebakaran melanda sebuah warung makan Bebek Shanghai atau yang dikenal dengan Mafia Sambal di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Kebonsari, Sumbersari, Jember…
Sering Ngantuk Saat Pulang Kerja? Simak Tips MPM Honda Jatim Cegah Bahaya Microsleep di Jalan
KLJKJATIM.Com | Surabaya – Di tengah padatnya mobilitas warga Surabaya dan sekitarnya, kelelahan saat berangkat maupun pulang kerja menjadi tantangan…
Siapkan Lamaran, Indomaret Group Buka 12 Posisi Untuk Lulusan SMA hingga S1
Indomaret Group membuka 12 lowongan kerja di bulan April 2026 ini di mana lulusan SMA hingga profesional bisa mendaftar. Mengutip dari Indomaret Group…