klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Satreskoba Polrestabes Surabaya Sita 1,8 Kg SS

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kasat Reskoba AKBP Memo Ardian membeberkan barang bukti dan pelaku kepemilikan sabu sabu 1,8 Kg.
Kasat Reskoba AKBP Memo Ardian membeberkan barang bukti dan pelaku kepemilikan sabu sabu 1,8 Kg.

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kerja keras Satuan Reserse Narkoba Polrestabes dalam memberantas peredaran narkoba di Kota Surabaya patut diapresiasi. Kali ini, barang bukti Sabu-sabu seberat 1,8 Kg bernilai milaran berhasil disita dalam penggerebekan yang dipimpin Kasat Reskoba AKBP Memo Ardian.

[irp]

Selain menyita barang bukti narkoba, polisi membekuk tujuh pelaku penyalahgunaan narkotika. Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian menjelaskan, penangkapan tujuh pelaku ini berawal dari EJ alias Enjang (31) pemilik 5 gram sabu. Selanjutnya EJ dan Aris Anton (47) alias AA diamankan.

“Dari pengamanan kedua pelaku petugas selanjutnya mengamankan SMS (Sulis Mulia Sari.red) istri AA yang menjadi pendata pembeli sabu. Kemudian petugas mengamankan empat pelaku lain yang menjadi pengedar dan pengirim sabu,” ujar kasat.

Dikatakan, ketujuh pelaku yang diamankan masing-masing M Enjang (31) Perum Oma Green Land Gersik, Achmad Farid (51) Driyorejo, Gresik, Setiawan Ari (35) Magersari Sidoarjo, Jonny Krisna (37) Dukuh Gemol, Surabaya (Sabu Hijau). Kemudian Febrianto Krisna (32) Kedurus Surabaya, Sulis Mulia Sari (32) Kedurus Surabaya serta Aris Anton (47) warga Kedurus Surabaya.

"Para pelaku kami amankan karena kepemilikan sabu sebanyak 1,8 kg. Mereka memiliki sabu dengan dua jenis yakni sabu putih dan sabu hijau. Pemilik sabu hijau yakni bernama Jonny Krisna alias JK (37). JK mengaku mendapatkan 2 kg sabu hijau dari pengedar secara ranjau," jelas Kasatreskoba.

[irp]

Menurut salahsatu pelaku, dia mengambil narkoba secara ranjau ke orang yang tidak saya kenal. Hanya pesan dan berkomunikasi secara jauh saja. Sementara itu menurut SMS alias Sulis Mulia Sari dirinya diminta sang suami yang dinikahi secara siri. Sang suami minta dirinya untuk mendata para pembeli yang memesan melalui komunikasi ponsel. Usai ia data, sang suami pun melakukan pengiriman barang.

“Saya hanya nikah siri saja. Sekarang kondisi memang hamil muda. Suami saya yang minta saya mendata pemesan melalui ponsel khusus," terang Sulis saat ditanya wartawan dalam rilis yang digelar di Lapangan Tembak Polrestabes Surabaya. (hen)

Editor :