klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Resmi, 7 Jagoan PDIP Jatim Ditarungkan di Pilkada 2020

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Surabaya--Tujuh nama calon kepala daerah di Jatim telah direkomendasikan PDIP maju Pilkada 2020. Jika tidak ada 'sungai politik' mereka dipastikan melenggang.

Pernyataan itu disampaikan Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi, Minggu (21/6/2020). Pria yang juga Ketua DPRD Jatim itu mengaku telah dipanggil DPP PDIP terkait persiapan politik di 19 daerah yang menggelar Pilkada 2020.

"Dari 7 calon kepala daerah yang mendapatkan rekomendasi itu, semua punya potensi menang sangat besar," kata Kusnadi.

[irp]

Tujuh nama yang telah pasti direkomendasikan DPP PDIP itu yakni pasangan Rijanto-Marhaenis untuk Kabupaten Blitar. Santoso- Sunario, merupakan kader partai Gerindra untuk Kota Blitar. M Nur Arifin-Syah Muhammad Natanegara untuk Kabupaten Trenggalek. Dan Hanindhito Himawan Pramono- Maria Ulfa untuk Kabupaten Kediri.

Nama-nama yang disebutkan Kusnadi itu di antaranya merupakan petahana yang saat ini masih menjabat sebagai bupati dan wali kota di daerahnya masing-masing. Seperti Bupati Blitar Rijanto, Wali Kota Blitar Santoso dan Bupati Trenggalek M Nur Arifin.

Kusnadi memastikan nama-nama itu tidak akan berubah, kecuali ada bencana yang memungkinkan adanya perubahan.

"Ya nama-nama itu sudah dapat rekomendasi. Ya memang itu kecuali ada tsunami yang mungkin bisa berubah. Cuma fisiknya belum kita terima, hanya DPP PDIP institusional sudah memberitahu kita," tandasnya.

Kusnadi juga menyatakan, nama-nama yang telah mendapatkan rekomendasi DPP PDIP ini akan meraih kemenangan mutlak. Strategi telah mereka konsolidasikan secara masif dengan beberapa partai lain yang sudah intens melakukan komunikasi dengan PDIP.

"Sebagai Ketua DPD PDIP Jatim, saya akan lakukan apapun. Khususnya di Blitar, karena banyak kaitan sejarah dengan PDI Perjuangan. Kalau sampai mereka kalah, berarti saya tidak bertanggung jawab terhadap partai," terangnya.

Kusnadi memastikan nama-nama itu tidak akan berubah, kecuali ada bencana yang memungkinkan adanya perubahan.

"Ya nama-nama itu sudah dapat rekomendasi. Ya memang itu kecuali ada tsunami yang mungkin bisa berubah. Cuma fisiknya belum kita terima, hanya DPP PDIP institusional sudah memberitahu ,"pungkasnya. (hen) 

Editor :