klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Bojonegoro Jadi Penghasil Padi Terbesar di Jawa Timur, Lampaui Lamongan 

avatar Akmal
  • URL berhasil dicopy
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono saat memimpin panen raya padi di wilayahnya
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono saat memimpin panen raya padi di wilayahnya

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Kabupaten Bojonegoro berhasil mencatatkan prestasi membanggakan di sektor pertanian. Berdasarkan data sementara Badan Pusat Statistik (BPS) 2026, Bojonegoro kini menempati posisi pertama sebagai daerah penghasil padi terbesar di Jawa Timur dengan total produksi mencapai 868,81 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG).

Capaian tersebut sekaligus menggeser Kabupaten Lamongan yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung padi utama di Jawa Timur.

Data BPS tersebut mengacu pada hasil sementara Kerangka Sampel Area (KSA) amatan September 2026 yang diumumkan pada 2 November 2026. Keberhasilan ini menjadi sejarah baru bagi Bojonegoro karena untuk pertama kalinya mampu menduduki peringkat teratas produksi padi di tingkat provinsi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro, Zaenal Fanani, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, petani, tenaga penyuluh pertanian hingga seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, peningkatan produksi pertanian tidak terlepas dari dukungan, bimbingan, dan arahan Bupati serta Wakil Bupati Bojonegoro. Selain itu, kontribusi para petani yang terus bekerja di lapangan serta kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) turut menjadi faktor penting dalam pencapaian tersebut.

Zaenal berharap prestasi ini dapat terus dipertahankan hingga BPS menetapkan angka produksi final pada Februari 2027 mendatang.

Ia juga menegaskan bahwa data yang dirilis saat ini masih berstatus sementara. Oleh sebab itu, seluruh pihak diharapkan tetap menjaga komitmen dan meningkatkan sinergi agar posisi Bojonegoro sebagai produsen padi terbesar di Jawa Timur dapat dipertahankan.

Merujuk data BPS, luas panen padi di Bojonegoro tercatat mencapai 159,19 ribu hektare dengan total produksi sebesar 868,81 ribu ton GKG. Dari produksi tersebut, diperkirakan menghasilkan 501,67 ribu ton beras untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pangan penduduk.

Sementara itu, Kabupaten Lamongan berada di urutan kedua dengan luas panen mencapai 146,16 ribu hektare. Total produksi padinya tercatat sebesar 852,19 ribu ton GKG, dengan estimasi produksi beras sebanyak 492,07 ribu ton.

Dengan demikian, Bojonegoro unggul 16,62 ribu ton GKG dibandingkan Lamongan. Capaian ini semakin memperkuat posisi Bojonegoro sebagai salah satu daerah strategis penyangga ketahanan pangan di Jawa Timur.

Editor :